9 hal simpel untuk mengurangi stres karyawan di kantor

Healthy Wealth 02 Juni 2019

Sumber daya manusia merupakan aspek terpenting sebuah perusahaan. Karena itu, menjaga agar karyawan kantor selalu merasa nyaman di pekerjaan adalah sesuatu yang sangat penting. Survei juga membuktikan bahwa karyawan yang merasa stres di kantor, biasanya kurang produktif dan lebih sering sakit dibandingkan karyawan yang merasa nyaman bekerja.

Karena itulah Generali sebagai salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia, juga sangat menghargai semua agen dan karyawannya - karena semakin baik kinerja mereka, semakin baik pula berjalannya perusahaan.

Generali saat ini memiliki 3 kantor utama, di Jakarta, Surabaya dan Medan, serta lebih dari seratus kantor agen yang tersebar di berbagai kota di seluruh penjuru Indonesia. Dengan jenjang karir yang jelas serta berbagai insentif seperti sertifikasi, komunitas, orientasi, training luar negeri, beasiswa, aktualisasi diri, penghargaan dan hadiah perjalanan, Generali selalu berusaha mengapresiasi semua karyawannya dengan baik, dan membuat mereka betah bekerja di Generali. Bila kamu ingin tahu semua mengenai karir di Generali, kamu bisa baca selengkapnya di tautan ini.

Nah, kembali lagi kepada soal bagaimana membuat karyawan merasa nyaman di kantor, dalam skala UKM dan UMKM. Sebagai pemilik UKM atau UMKM - atau bahkan perusahaan yang sudah cukup besar sekalipun, 9 hal simpel ini bisa kamu praktekkan untuk membantu supaya karyawan selalu merasa tenang, lega dan nyaman di tempat kerja.

1. Buat daftar tugas yang jelas

Karyawan biasanya bisa lebih fokus dan produktivitas meningkat, saat mereka diberi daftar tugas yang jelas. Ketidakjelasan pekerjaan dan daftar tanggungjawab bisa membuat karyawan merasa khawatir yang bisa berujung munculnya stres.

2. Dengarkan aspirasi karyawan

Pemimpin yang baik adalah seseorang yang mau meluangkan waktu sekedar untuk mendengarkan saran, masukan atau keluhan karyawannya. Sering-sering cari waktu untuk sekedar mengobrol dan mendengar curhat karyawan supaya mereka merasa lebih dihargai.

2. Beri mereka istirahat dan cuti yang cukup

Izinkan karyawan kantor untuk me-recharge energi mereka kembali, dengan istirahat yang cukup dan jadwal cuti yang disetujui bersama, sehingga merekapun merasa selalu nyaman dan punya keseimbangan antara kantor dan kehidupan pribadi yang baik.

3. Stop multitasking - fokus monotasking!

Multitasking sebetulnya malah membuat karyawan lebih sulit berkonsentrasi. Ajari staf kantor untuk selalu membuat prioritas pekerjaan dan hanya mengerjakan satu pekerjaan pada saat yang bersamaan.

4. Jam kerja adalah untuk bekerja

Selalu ajari karyawan untuk menyelesaikan semua pekerjaan pada jam kerja. Bukan pada jam istirahat, bukan pada jam setelah pulang kantor. Ajari mereka untuk stop mengecek medsos atau main game pada jam kantor - ini dua hal yang paling mengganggu konsentrasi bekerja - sehingga apa yang harus terselesaikan pun bisa beres sesuai dengan target.

5. Fokus pada banyaknya pekerjaan yang selesai, bukan pada banyaknya jam kerja

Budayakan fokus pada banyaknya pekerjaan yang berhasil diselesaikan, bukan pada banyaknya jam kerja yang ditumpuk. Benefitnya banyak! Selain jam kantor juga lebih fleksibel, karyawan pun merasa diberi kepercayaan untuk selalu menyelesaikan tugas dan lama-kelamaan mereka akan terbiasa untuk menyelesaikan pekerjaan sebaik mungkin dalam waktu sesingkat mungkin.

6. Suasana kantor yang nyaman

Ciptakan suasana kantor yang nyaman lewat dekorasi dan pengaturan ruang yang lebih bersahabat. Alih-alih hanya satu open space standar, mungkin kamu bisa membuat beberapa ruangan lebih kecil yang ditata dengan lebih apik melalui kursi dan meja yang lebih nyaman untuk bekerja.

7. Meeting di luar sekali-sekali, kenapa enggak?

Salah satu cara membuat karyawan lebih kreatif dan produktif adalah dengan mengajak mereka untuk sesekali meeting di luar. Perubahan suasana dan pemandangan bisa mendorong mereka untuk lebih happy dan tentunya mendatangkan inspirasi kreatif.

8. Tawarkan fleksibilitas kerja dari rumah bagi karyawan

Sistem ini sudah banyak ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan raksasa, seperti Google dan Facebook. Dengan mengizinkan karyawan untuk sesekali bekerja dari rumah, karyawan akan semakin menghargai kesempatan bekerja di kantor yang open-minded dan berpikiran visioner ke masa depan.

9. Beri teladan

Teladan adalah guru terbaik. Bila kamu sendiri sebagai pimpinan tidak mencontohkan apa yang ingin kamu terapkan ke karyawan, sulit bagi mereka untuk berubah. Maka, sebagai bos, mulailah untuk menerapkan hal-hal simpel ini supaya kamu sendiripun bisa mengurangi stres di kantor!

Selalu update dengan jenis-jenis bisnis baru dan berita seputar teknologi lewat artikel-artikel dari expert kami:

Bisnis jaman now: era entrepreneur digital

Automasi dan Profesi Masa Depan