5 Tips Penting sukses cari kerja lewat LinkedIn

Healthy Wealth 12 Juli 2019

Baru lulus kuliah? Atau ingin mencoba pengalaman baru di kantor baru? Lima tips penting ini bakalan membawa sukses buat kamu saat mencari kerja lewat LinkedIn, jejaring sosial khusus karir yang terbesar di dunia.

Yuk, baca artikelnya sampai selesai!

1. Buat profil yang eye-catching dan menarik

Pertama, titel yang menarik dan sesuai dengan profesi yang kamu tekuni saat ini, adalah hal terpenting pertama yang bisa membuat HRD perusahaan tertarik mengontakmu.

Supaya mudah dicari di LinkedIn, sesuaikan bidang pekerjaan dengan keahlianmu - dan karena LinkedIn bersifat internasional, gunakan bahasa Inggris sebaik-baiknya. Misalnya:

Digital Manager | Content Creator | SEO Expert | I build brands by drawing a crowd to exceptional websites and powerful creations

Kemudian, buatlah ringkasan pengalaman karirmu secara padat dan singkat tapi jelas - supaya kamu terlihat cerdas dan HRD perusahaan impian juga langsung tertarik kepadamu.

Lalu, pastikan CV terbaru sudah mencakup pengalaman kerjamu sampai saat ini dengan menyertakan berbagai prestasi serta skill yang dapat kamu lakukan sepanjang meniti dunia pekerjaan.

Dan terpenting, pastikan foto profil LinkedIn-mu merupakan foto yang berkualitas baik, dengan baju yang rapih dan senyum, terlihat rileks tapi sekaligus juga tidak kaku - tidak perlu harus pas foto juga, ya! Survei membuktikan bahwa HRD biasanya lebih suka melihat calon pegawai yang terlihat ramah, berpenampilan rapi tapi tetap menarik, dengan foto yang memperlihatkan dengan jelas wajah dan senyumanmu, supaya sebelum bertemu pun sang HRD bisa merasa lebih kenal dengan calon pegawai yang akan dipanggil untuk interview kerja.

Jangan sampai kamu batal dikontak HRD perusahaan idaman hanya karena profil LinkedIn-mu tidak memiliki foto, atau fotonya kurang memenuhi syarat, ya!

2. Minta rekomendasi dari klien atau kolega

Rekomendasi yang baik dari klien atau kolega, adalah salah satu bukti yang menunjukkan bahwa kamu punya potensi dan betul-betul dapat diandalkan. Tapi, jangan sembarangan minta testimonial, ya - mintalah testimonial dari klien atau kolega yang berada di posisi sudah pernah bekerja dalam satu proyek bersamamu dan dengan secara jujur memang puas bekerjasama denganmu, supaya saat mereka dikontak HRD perusahaan impian, mereka bisa tetap dengan jujur memberikan keterangan yang sesuai dengan rekomendasi mereka di LinkedIn untukmu.

3. Update portfolio

Portfolio tidak hanya apa saja yang sudah kamu kerjakan di kantor, tapi juga segala sesuatu seperti postingan blog pribadi yang bermakna, atau karya lepas yang kamu ciptakan untuk hal lain. Asalkan jangan terlalu personal, ya! Pilihlah karya-karyamu yang terbaik, tidak perlu banyak-banyak tetapi yang menurutmu paling berkualitas dan bisa membuat HRD atau calon bos nantinya terpesona saat melihat atau membacanya. 

4. Networking

Fungsi jejaring sosial di antaranya adalah juga untuk membangun network. Gunakan LinkedIn untuk berinteraksi dengan perusahaan-perusahaan yang kamu sukai, dan orang-orang yang bekerja di kantor impianmu. Cari kenalan ini biasanya bisa membantu kamu untuk dapat perhatian dan ujungnya bisa berakhir sukses mendapatkan pekerjaan yang kamu cita-citakan, lho.

5. Lakukan riset

Selain bisa cari tahu mengenai perusahaan dimana kamu akan melamar pekerjaan, LinkedIn bisa kamu gunakan untuk melakukan riset kecil-kecilan mengenai profil calon bos dan HRD yang akan mewawancaraimu nanti. Cek profil mereka, cari tahu apa saja yang sudah mereka lakukan dan cobalah temukan hal-hal menarik yang bisa kamu sebutkan di wawancara nanti supaya mereka semakin tertarik untuk menjadikan kamu bagian dari perusahaan mereka!