Sakit Dada Sebelah Kiri, Bahaya atau Tidak? Simak Penjelasannya di Sini!

Senin, 27 Juli 2020
Sakit Dada Sebelah Kiri, Bahaya atau Tidak? Simak Penjelasannya di Sini.jpg

Apakah kamu pernah atau bahkan sering mengalami sakit dada sebelah kiri dengan rasa nyeri seperti ditekan, sesak, hingga mati rasa pada lengan? Jika iya, maka ada sebaiknya kamu waspada, karena bisa jadi hal tersebut adalah gejala dari penyakit berbahaya.

Sakit dada sebelah kiri seringkali dikaitkan dengan serangan jantung hingga dapat menyebabkan kematian. Umumnya, serangan jantung terjadi akibat aliran darah ke otot jantung tiba-tiba terhambat. Hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada dada bagian tengah dan menjalar keluar, sesak napas, sakit kepala, rasa lelah yang luar biasa, mual, keringat dingin, rasa sakit seperti ditusuk-tusuk atau mati rasa pada lengan kiri dan merambah ke lengan sebelah kanan.

Menurut American Heart Association, ada beberapa faktor risiko yang membuat seseorang rentan terkena serangan jantung. Antara lain adalah sebagai berikut:

  • Berusia di atas 65 tahun.

  • Pria memiliki risiko jauh lebih tinggi dibandingkan dengan wanita bahkan pada usia muda.

  • Kebiasaan merokok

  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

Jika sakit dada sebelah kiri terjadi, diikuti adanya salah satu dari empat faktor risiko di atas, jangan panik. Baiknya segera ke rumah sakit agar mendapat pertolongan medis secara maksimal.

Penyebab Lain Sakit Dada Sebelah Kiri

Di samping penyakit jantung, sakit dada sebelah kiri juga bisa mengindikasikan beberapa gangguan kesehatan lain yang tidak begitu mengkhawatirkan. Berikut penyebab lainnya yang perlu kamu ketahui:

  1.  Angina

Angina adalah rasa sakit yang berasal dari hati. Penyebab utama angina adalah kurangnya aliran darah ke daerah tersebut atau tidak mengalir normal. Ketika hal ini terjadi, akan timbul rasa sakit dada sebelah kiri, sesak napas, kram otot, merasa lelah dan mual. Hal ini paling banyak terjadi akibat seseorang melakukan aktivitas fisik atau berolahraga secara berlebihan yang membuat jantung bekerja lebih keras.

  1. Gangguan pada saluran pencernaan

Penyebab dari sakit dada sebelah kiri dapat terjadi akibat GERD (Gasto-esophageal reflux disease) dimana kondisi ini terjadi ketika asam muncul dari lambung ke kerongkongan. Asam lambung dapat merusak kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati. Gejala yang timbul yaitu adanya sensasi terbakar di dada yang mungkin terjadi di satu sisi atau yang lain, kesulitan untuk menelan dan rasa asam pada mulut.

  1. Masalah pada paru-paru

Sakit dada sebelah kiri dapat terjadi akibat infeksi paru yang menyebabkan peradangan paru atau pneumonia dan selaput di sekitar paru atau pleuritis. Gejala yang paling umum terjadi yaitu menjadi mudah lelah, detak jantung yang cepat, dada terasa nyeri, sesak di dada, bernafas menjadi lebih menyakitkan saat menarik napas dalam, dan batuk-batuk.

  1. Cedera pada tulang

Cedera pada jaringan lunak atau tulang di dada, juga dapat menyebabkan sakit dada sebelah kiri  Semisal tulang rusuk atau costochondritis yang merupakan radang tulang rawan yang mengelilingi tulang rusuk. Jika seseorang telah mengalami beberapa bentuk trauma seperti jatuh atau kecelakaan kendaraan, cedera ini dapat menyebabkan nyeri pada dada. Gejala-gejalanya yaitu sakit pada tulang rusuk, nyeri ketika bernapas, pembengkakan dan memar pada bagian tulang yang mengalami cedera.

  1. Stres

Bukan hanya gangguan secara fisik saja, penyebab sakit dada sebelah kiri bisa terjadi akibat stres. Stres yang tidak terkendali ini dapat menyebabkan rasa sesak pada dada. Kondisi ini juga bisa bertambah parah jika si penderita memiliki gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, obesitas, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Jika kondisi tersebut tidak ditangani dengan tepat maka tentunya bisa mengarah pada penyakit jantung.

  1. Masalah pada kerongkongan

Terjadi robekan pada daerah kerongkongan atau esofagus merupakan keadaan darurat medis yang dapat menyebabkan nyeri dada. Kondisi ini terjadi ketika tabung yang menghubungkan antara mulut dengan perut robek sehingga makanan atau cairan dari mulut bocor ke dada dan di sekitar paru-paru. Gejalanya yaitu bernafas lebih cepat, demam, mual dan muntah-muntah (kondisi yang lebih parah bisa mengalami muntah darah).

Cara Tepat Menangani Sakit Dada Sebelah Kiri

Penanganan pada penderita sakit dada sebelah kiri berbeda-beda tergantung pada penyebab sakitnya. Namun pertama-tama yang perlu kamu lakukan adalah jangan panik. Tidak panik bisa membantu kamu tidak memperburuk keadaan dan melakukan melakukan hal-hal selanjutnya dengan tepat.

Jika kamu merasakan sakit pada dada, cobalah untuk berbaring dan mengambil napas pendek beberapa kali, lalu longgarkan atau kendurkan pakaian dan juga minum air putih untuk menenangkan diri. Dan jika menemukan gejala yang lebih serius, kamu wajib meminta pertolongan medis agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

Nantinya dokter akan menanyakan beberapa informasi tentang apa yang kamu alami seperti berikut:

  • Apa yang rasakan (sakit, tertekan, sesak, dan lain-lain)?

  • Kapan mulai merasakan gejala dan sakitnya?

  • Apakah semakin memburuk atau masih dalam kondisi yang sama?

  • Apakah terjadi secara konstan atau datang dan menghilang?

  • Pernahkan kamu merasakan gejala dan sakit yang sama sebelumnya?

  • Apa yang kamu lakukan sebelum merasakan sakit seperti ini?

Selain itu, dokter akan menggunakan alat EKG (Elektrokardiogram) dan tes darah yang disebut troponin jantung. Namun biasanya hal-hal ini tidak dapat langsung menunjukkan adanya kelainan sehingga jawaban apa yang kamu berikan kepada dokter tentang riwayat medis kamu menjadi sangat penting dalam menentukan langkah-langkah awal dalam perawatan.

Pentingnya Memiliki Asuransi Kesehatan

Dari penjelasan di atas, sakit dada sebelah kiri bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, golongan atau pun jenis kelamin secara tiba-tiba. Pentingnya menjalankan pola gaya hidup sehat dan memiliki pikiran yang jauh dari stres adalah cara pencegahan sakit dada sebelah kiri ini terjadi.

Selain itu, dengan adanya penyakit ini dan penyakit berbahaya lain yang tidak dapat diprediksi, alangkah baiknya jika kita memiliki proteksi diri yang dapat membantu kita di kemudian hari jika sedang dibutuhkan, salah satunya yaitu memiliki asuransi kesehatan.

Banyak orang yang sering menyepelekan dan menolak untuk memiliki asuransi kesehatan. Lalu saat mengalami sakit yang cukup parah, mereka menguras harta yang ada seperti menggunakan seluruh tabungan di bank, menjual rumah, kendaraan bahkan hingga terpaksa untuk berhutang. Pastinya kamu tidak ingin hal ini sampai terjadi bukan? Hal tersebut biasanya terjadi karena mereka tidak mengetahui apa saja manfaat-manfaat yang bisa didapatkan dari memiliki asuransi kesehatan.

Maka dari itu, sangat penting untuk mempelajari apa saja manfaat-manfaat yang bisa kamu dapatkan jika memiliki asuransi kesehatan sedini mungkin seperti berikut:

  •  Membuat diri lebih disiplin

Dengan memiliki asuransi, kamu bisa mengurangi pengeluaran yang konsumtif. Alhasil, kamu lebih disiplin menggunakan uang. Budget pun dapat langsung dialokasikan untuk membayar premi setiap bulan. Lebih baik memiliki jaminan di masa depan, bukan? Sebab yang namanya penyakit atau musibah, sering kali datang tanpa permisi.

  •  Antisipasi biaya rumah sakit yang membengkak

Biaya rumah sakit mulai dari perawatan, biaya inap, obat atau mungkin dari tindakan operasi pastinya membutuhkan jumlah uang yang sangat banyak. Setidaknya butuh jutaan rupiah untuk menebusnya. Melalui asuransi kesehatan, hal ini semua dapat dicover dan kamu tidak perlu pusing memikirkannya dan hanya perlu fokus pada proses penyembuhan.

  •  Memberi proteksi pada diri sendiri dan keluarga

Seberapa lama kamu bisa terus memiliki penghasilan tetap? Seiring bertambahnya usia, pasti semua orang akan memasuki masa pensiun. Jika kesehatan kamu sudah terjamin hingga berumur nanti, maka dengan adanya asuransi kesehatan bisa menjamin biaya perawatan kesehatan mulai dari rawat inap hingga penyakit kritis tanpa harus mengorbankan tabunganmu.

Seperti itulah fakta mengenai sakit dada sebelah kiri. Tak selamanya menandakan serangan jantung, tetapi bisa juga gangguan kesehatan lain. Bagaimana? Tertarik punya asuransi kesehatan agar lebih terlindungi dari segala risiko penyakit? Yuk, pelajari manfaat-manfaat yang bisa kamu dapatkan lebih lengkap dan rasakan manfaat nyatanya setelah sudah memiliki asuransi terbaik dari Generali.