Asuransi Jiwa Untuk Orang Tua: Manfaat dan Tips Memilihnya

Senin, 27 Juli 2020
Asuransi jiwa untuk orang tua ini bertujuan untuk meringankan beban finansial anggota keluarga ketika pencari nafkah, yakni tertanggung meninggal dunia.jpg

Apakah orang tua kamu sudah memiliki asuransi jiwa? Jika iya, baik kamu yang telah membantu mereka untuk memilikinya atau pun orang tua kamu yang mengurusnya sendiri telah memilih jalan yang benar. Jika belum maka mungkin kamu atau pun keluarga belum mengetahui seberapa besar manfaat asuransi jiwa untuk orang tua yang sebenarnya memiliki manfaat yang sangat besar.

Sekarang ini, masih banyak yang belum sadar akan pentingnya asuransi jiwa untuk orang tua, terlebih asuransi jiwa malah lebih banyak digunakan oleh mereka yang berada pada usia produktif. Padahal memiliki asuransi jiwa untuk orang tua atau usia lanjut adalah hal yang sangat penting. Mengapa demikian?

 

Manfaat Asuransi Jiwa Untuk Orang Tua

Asuransi jiwa merupakan kontrak perjanjian antara kita sebagai pemegang polis asuransi atau disebut tertanggung dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung risiko. Perusahaan asuransi sebagai penanggung risiko nantinya akan membayarkan sejumlah uang ketika terjadi risiko kematian pada ahli waris yang telah ditunjuk sebelumnya oleh si tertanggung.

Pasalnya, mungkin kita tidak tahu beban finansial apa saja yang ditanggung oleh orang tua kita selama ini. Seringkali ketika orang tua meninggal dunia, orang-orang terkasih yang masih hidup dibiarkan memiliki banyak tagihan seperti tagihan medis atau perawatan rumah sakit, hutang kartu kredit, pinjaman pribadi atau hipotek, bahkan kebutuhan biaya yang dibutuhkan untuk pemakaman.

Dengan membeli atau membantu mereka untuk memiliki asuransi jiwa, dan suatu nanti mereka meninggal dunia, maka beban finansial yang ada dapat ditanggung bersama oleh perusahaan asuransi jiwa. Hal ini tentunya dapat memberikan ketenangan bagi kamu atau pun keluarga.

Selain itu, asuransi jiwa juga bisa dijadikan sebagai tambahan dana untuk biaya kehidupan orang tua. Pastinya kamu menginginkan kehidupan yang terjamin untuk orang tua seperti mereka masih muda dulu. Sebab, jika hanya mengandalkan dana pensiun saja, rasanya masih tidak bisa menutupi.

Jenis-jenis Asuransi Jiwa Untuk Orang Tua

Tiap jenis asuransi memiliki produk yang bervariasi sesuai dengan manfaatnya masing-masing. Dengan mengetahui apa saja jenis-jenis produknya, kamu bisa lebih bijaksana dalam menyesuaikan kebutuhan dan anggaran yang nantinya perlu kamu keluarkan.

  •  Asuransi jiwa berjangka (term life insurance)

Asuransi jiwa berjangka merupakan perlindungan asuransi yang memberikan jaminan asuransi kepada nasabah dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktu pertanggungan ini umumnya  mulai dari 10 tahun, 15 tahun, sampai 20 tahun. Nah, apabila terjadi risiko kematian pada orang tua selama periode asuransi tersebut berlangsung, tentunya perusahaan asuransi akan membayar uang pertanggungan dengan jumlah yang sudah disepakati sebelumnya  kepada nasabah.

  •  Asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance)

Sesuai namanya, asuransi jiwa seumur hidup dapat memberikan perlindungan kepada tertanggung sepanjang hidup, yaitu hingga usia 100 tahun. Jika polis asuransinya selalu aktif, maka nasabah akan mendapatkan perlindungan tambahan yang tak kalah menguntungkan  seperti risiko cacat tetap, dimana biasanya berakhir pada sekitar usia 60 tahun. Asuransi ini dirancang untuk menjaga kondisi finansial keluarga tetap stabil, bahkan jika tertanggung nantinya meninggal dunia.

  •  Asuransi jiwa dwiguna (endowment insurance)

Asuransi jiwa dwiguna adalah asuransi yang menggabungkan dua keuntungan dari asuransi jiwa berjangka dan asuransi jiwa seumur hidup. Tertanggung nantinya akan mendapatkan sejumlah uang pada periode yang telah disepakati dan uang pertanggungan yang akan diberikan kepada ahli waris jika pemegang polis meninggal dunia. Jenis produk asuransi ini sangat tepat dipilih jika calon tertanggung ingin kondisi keuangan keluarganya terjamin setelah tertanggung tiada.

  •  Asuransi jiwa dengan jaminan

Asuransi jiwa memberi perlindungan lindungi tanpa mempedulikan usia maupun kesehatan nasabahnya. Oleh karena itu, asuransi jiwa untuk orang tua ini sangat cocok untuk yang punya riwayat penyakit  atau telah berusia lanjut. Namun biasanya pembayaran asuransi jiwa ini tidak dapat dilakukan dalam kurun waktu 24 bulan setelah polis mulai dibuka. Sehingga lansia yang meninggal dalam kurun waktu tersebut tidak akan menerima uang pertanggungan, melainkan akan mendapatkan pengembalian uang yang sudah terlanjur disetor.

 4 Tips Memilih Asuransi Jiwa Untuk Orang Tua

Yuk, sekarang ketahui 4 tips memilih asuransi untuk orang tua yang bisa kamu ikuti, agar tidak salah pilih. Berikut di antaranya:

  1. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang kesehatan orang tua

Riwayat kesehatan orang tua kamu adalah satu-satunya faktor paling berpengaruh dalam menentukan menentukan perusahaan asuransi mana yang akan menerimanya, berapa biaya yang harus ditanggung dan asuransi jiwa untuk orang tua mana yang terbaik untuk mereka. Karena itu, cobalah untuk seakrab mungkin dengan mereka untuk mengetahui kesehatan dan juga melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum bertemu dengan agen perusahaan asuransi.

  1. Putuskan siapa yang akan memiliki dan membayar polis

Selanjutnya, putuskan siapa yang akan menanggung premi asuransi jiwa untuk orang tua. Apakah kamu, kakak, adik? Mau dilakukan dengan cara patungan pun boleh, asal jangan pembayaran premi tidak dilanjutkan untuk menghindari terjadinya kehilangan proteksi. Jadi ada baiknya sebelum membeli, pastikan jika budget untuk pembayaran premi sudah dialokasikan dengan baik. Sebab, membeli asuransi berarti kamu akan dihadapi tanggung jawab pembayaran secara jangka panjang.

  1.  Pastikan kamu mendapatkan persetujuan dari orang tua

Meskipun niatnya baik, kamu tidak dapat membeli segala bentuk asuransi jiwa pada orang lain tanpa persetujuan mereka. Sebab, tertanggung sendiri wajib menyetujui apa-apa saja yang tertera dalam polis tersebut. Aturan ini berlaku bahkan jika kamu memiliki surat kuasa. Artinya, pastikan kamu telah berbicara pada ayah atau ibu kamu terlebih dahulu, lalu memproses pengajuan asuransi tersebut ya!

  1. Temukan asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan orang tua

Ada beberapa jenis polis asuransi jiwa untuk orang tua yang tersedia saat ini. Ada baiknya jika sebelum memilih suatu asuransi jiwa untuk orang tua, perhatikanperthatikan apa saja yang ditawarkan oleh pihak asuransi dan pastikan secara spesifik apakah dapat mencangkup segala kebutuhan yang ada. Jangan sampai hanya karena biaya premi yang sangat murah setiap bulannya berarti adalah keputusan terbaik untuk situasi kamu, orang tua dan keluarga saat ini.

Setelah kamu sudah mengetahui apa saja yang perlu disiapkan sebelum memilih asuransi jiwa untuk orang tua, maka sebaiknya kamu jangan tunda terlalu lama. Sekali lagi, asuransi jiwa untuk orang tua ini bertujuan untuk meringankan beban finansial anggota keluarga ketika pencari nafkah, yakni tertanggung meninggal dunia. Pertimbangkan lagi kondisi kesehatan orang tua dan usia masuk saat mengajukan polis asuransi jiwa.

Jika orang tua kamu memang memiliki sakit bawaan atau dalam kondisi yang kurang baik, maka tidak ada alasan kamu menunda-nundanya lagi untuk membeli asuransi jiwa. Dengan begitu kamu dan keluarga akan mendapatkan manfaat asuransi jiwa untuk orang tua secara optimal.

Segera cek selengkapnya di Generali dan diskusikan pada agen asuransi yang siap membantu mendapatkan asuransi jiwa untuk orang tua yang tepat untuk kamu dan keluarga sekarang juga sebelum terlambat!