Olahraga lari lebih "fun" dilakukan bareng hewan peliharaan

Selasa, 15 September 2020
Olahraga lari bersama hewan peliharaan si "doggie" kesayangan

"Paw-rents" pasti sudah paham bahwa seperti halnya manusia, si "doggie" butuh olahraga. Alasannya antara lain supaya selalu fit, kondisi persendiannya terlatih dengan baik dan tidak kegemukan.

Meski kegiatan sehari-hari padat, mulai dari ngantor berikut berkomuternya, juga urusan keluarga dan hiburan, tetap sisihkan waktu untuk olahraga. Seminggu sekali, ajaklah si "doggie" kesayangan untuk ikut serta olahraga berlari bersama kita di luar ruangan.

Gerak badan di luar ruangan juga membantu menyalurkan energi hewan peliharaan kesayangan kita, sehingga tidak berisik menggonggong atau resah saat di rumah.

Seperti halnya mendidik si sahabat berkaki empat agar patuh, mengajak hewan peliharaan untuk olahraga lari juga ada tips dan triknya. Berikut ini beberapa tips dari Generali Indonesia.

Buat dulu rencana: mau lari kemana kita?

Karena jenis anjing dan rasnya juga sangat bervariasi, sebelum langsung pergi ke lokasi lari, buat dulu perencanaan. Konsultasi dengan dokter hewan, seperti apakah kemampuan si "doggie" untuk berlari? Sejauh apa jarak yang bisa ia tempuh, medan lari seperti apa yang pas untuknya. Jangan lupa infokan juga usia dan riwayat kesehatan si kaki empat supaya dokter bisa memberikan saran yang tepat.

Tidak semua jenis anjing mampu berlari jauh maupun terlalu kencang, lho. Contohnya, anjing-anjing mungil Mini Pomeranian, Chihuahua atau Teacup Terrier jelas tidak bisa diajak menempuh jarak terlalu jauh. Beda dengan jenis Golden Retriever, Husky, Herder atau Collie yang dari postur tinggi besarnya saja sudah jelas merupakan teman lari yang bisa diajak jalan lebih jauh.

Bawa perlengkapan yang pas

Bawa wadah minum khusus si kaki empat, juga tali pengikat yang bisa dicantelkan ke ikat pinggang kamu sebagai pemilik si hewan peliharaan. Kemudian, jangan lupakan juga kantong khusus pembuangan kotoran, supaya si kaki empat tetap disiplin dan tidak buang hajat di sembarang tempat.

Khusus ras anjing berukuran kecil, hindari memakai baju saat mengajak anjing beraktivitas di luar ruangan, apalagi saat berlari. Baju tersebut bisa menghalangi sirkulasi udara pada kulit si "doggie", dan kurang nyaman tentunya untuk bergerak lepas.

Sementara untuk sang pemilik, tentunya jangan lupa gunakan setelan pakaian khusus untuk olahraga dan sepatu lari yang nyaman, ya!

Beberapa tempat ramah binatang peliharaan di Jabodetabek

Ada beberapa tempat yang ramah binatang peliharaan di Jabodetabek. Contohnya adalah Tribeca Park di dalam mall Central Park Jakarta Barat, yang rutin mengadakan acara untuk si kawan kaki empat. Kamu bisa lari di sekitar kompleks apartemen Podomoro yang cukup luas, sambil mengajak si kaki empat jalan-jalan dan bertemu sesama "doggie" dan "paw-rents" / "pet-lovers" lainnya.

Kemudian ada Pet Kingdom di Alam Sutera, yang lengkap dengan praktek dokter hewan, area bermain anjing, toko perlengkapan dan toko kue khusus si "doggie". Pemilik binatang bisa berlari di sekitarnya sementara si "doggie" dititipkan untuk bermain di taman bermainnya.

Ada juga, masih dalam kawasan daerah Tangerang Selatan, Petopia di Scientia Square Park BSD. Petopia ini taman khusus anjing, dilengkapi fasilitas yang luas termasuk kolam renang dan taman rintangan di mana si "doggie" bisa bermain dengan gembira.

Sedangkan untuk warga Jakarta Selatan, Como Park di Kemang Timur bisa dijadikan tempat nongkrong bareng si hewan peliharaan, setelah lari mengitari daerah Kemang dan sekitarnya yang rindang dan teduh.

Jangan dipaksakan, pelan-pelan saja

Jangan langsung memaksakan si hewan peliharaan untuk sanggup berlari jauh dalam durasi waktu lama. Pelan-pelan saja, ya. Biasakan menempuh jarak yang pendek dulu, sebelum pelan-pelan menambah jarak sedikit demi sedikit setiap harinya.

Ini kebiasaan yang juga bermanfaat untuk kita sebagai manusia, karena melatih otot sedikit-sedikit tanpa memaksakan terlalu banyak, bermanfaat membangun otot dalam jangka waktu lama serta mencegah cedera.

Awasi juga kondisi si "doggie" selama sedang berlari. Bila si "doggie" terlihat terengah-engah dan laju larinya melambat, stop dulu untuk istirahat sejenak atau bahkan hentikan dulu sesi lari untuk hari itu.

Lama kelamaan, baik si kawan kaki empat maupun kita sebagai pemiliknya akan terbiasa berlari, jarak yang ditempuh pun akan semakin jauh.

Cek prakiraan cuaca

Cek prakiraan cuaca. Hujan atau udara terlalu panas tidak ideal untuk mengajak si kaki empat berlari di luar ruangan. Hujan tentu tidak nyaman untuk semua, tapi udara yang panas bisa membuat anjing dehidrasi. Selain itu, bila cuaca terlalu terik, kaki bagian bawah si anjing pun bisa terbakar saat menyentuh aspal jalanan yang kelewat panas.

Saat pulang ke rumah, selalu pastikan si kawan berkaki empat dalam keadaan baik, tetap happy dan tak ada bagian kakinya yang terluka.

Selamat berolahraga bersama hewan kesayangan!

Kesejahteraan keluarga adalah prioritas utama bagi kita semua, jadi pastikan seluruh keluarga tetap fit dan sehat di setiap usia dengan dukungan asuransi kesehatan.

Mulai dari saran mengenai cara makan sampai dengan resep camilan sehat, semua yang kamu butuhkan untuk memulai gaya hidup sehat ada disini:

Apakah semua makanan olahan tak sehat? Ini cara memilahnya

4 Makanan ala "Jajanan" Sehat & Praktis untuk Anak

5 Resep Smoothie enak, lezat dan penuh nutrisi

5 Menu Hangat, Praktis & Hemat untuk Musim Hujan