Tips teraman untuk kamu yang rajin berjalan kaki kemana-mana

Senin, 19 Oktober 2020
Tips untuk pejalan kaki supaya selalu aman di jalan raya

Rajin jalan kaki: lebih sehat, banyak manfaatnya

Sekarang ini, sarana dan prasarana jalur transportasi umum semakin membaik di ibukota Jakarta. Kehadiran bus TransJakarta beberapa tahun silam yang diikuti beroperasinya Mass Rapid Transit / MRT, Light Rail Transit / LRT maupun Kereta Rel Listrik / KRL yang melayani berbagai daerah hingga ke pelosok kota satelit JaBoDeTaBek, membuat orang semakin menyukai moda transportasi umum.

Menggunakan alat transportasi umum berarti berjalan kaki lebih banyak. Selain lebih sehat, rajin jalan kaki juga banyak benefitnya: menjadi kesempatan untuk sedikit olahraga ringan, menyehatkan jantung, mencegah stroke, menurunkan risiko diabetes, mencegah artritis dan osteoporosis, maupun memperkuat jaringan otot.

Tips aman bagi pejalan kaki di tengah lalu lintas yang padat

Jalan kaki itu sehat. Tapi sebagai pejalan kaki, kita sebaiknya juga harus memperhatikan keamanan diri sendiri saat melintas di jalan raya, apalagi ketika lalu lintas sedang padat-padatnya. Ini beberapa tips untuk para pejalan kaki yang bisa langsung diterapkan mulai hari ini juga.

Selalu berjalan di trotoar

Trotoar adalah bahu jalan yang permukaannya sudah ditinggikan sekitar 10 senti dari permukaan jalan. Jalur ini dikhususkan bagi pejalan kaki. Nah, karena memang trotoar sudah diperuntukkan bagi pejalan kaki, usahakan tetap berada di atasnya, ya. Jangan berjalan di jalan yang merupakan bagian kendaraan bermotor.

Berjalan melawan arus

Kalau memungkinkan, berjalanlah melawan arus, sehingga mudah melihat mobil dan motor yang melintas, karena datang dari arah berlawanan denganmu. Ini jauh lebih aman ketimbang berjalan searah dengan arus, sehingga kendaraan bermotor datang dari belakang punggung, sukar diawasi.

Bawa botol air minum sendiri

Berjalan menguras tenaga. Keringat yang keluar adalah cairan tubuh yang harus digantikan. Bawa selalu sebotol air putih untuk diminum supaya tidak dehidrasi, apalagi bila jarak tempuh berjalan kaki cukup jauh.

Gunakan pakaian yang berwarna terang

Iklim Indonesia yang tropis dan panas lembab membuat suhu udara selalu berkisar antara 20-37 derajat Celsius setiap hari, sepanjang tahun. Saat berjalan kaki, gunakan pakaian yang berbahan ringan dan berwarna terang. Alasannya? Warna terang memantulkan cahaya dan panas sedangkan warna gelap menyerapnya. Jadi, diharapkan dengan menggunakan baju berwarna terang, maka kamu tak akan kepanasan dan sekaligus mudah dilihat oleh pengendara mobil dan motor ketika melintas di jalan raya.

Gunakan alas kaki tertutup dan empuk

Berjalan jauh dengan sandal jepit atau sepatu hak tinggi? Lupakan saja. Selain menyakiti kaki karena tak nyaman dipakai, kamu pun akan merasa lebih cepat capek. Gunakan alas kaki yang tertutup dan berbantalan empuk supaya kuat berjalan jauh dan kaki tetap terasa nyaman.

Jangan main HP

Fokus dan konsentrasi ke jalanan serta situasi di sekelilingmu. Jangan main HP, ini bisa membuat kamu meleng dan tak memperhatikan kendaraan yang datang melaju langsung ke arahmu.

Selain itu, waspada selalu dengan jambret di jalanan - update status atau posting foto di media sosial bisa dilakukan nanti. Lebih baik sembunyikan HP dan barang berharga lain sebelum diincar jambret.

Menyeberang jalan pada tempatnya

Jangan tergoda memintas jalan dengan menyeberang di sembarang tempat. Gunakan zebra cross yang memang ditujukan untuk para pejalan kaki menyeberang.

Pakai masker, jaga jarak sosial dan bawa hand sanitizer

Di masa pandemi Coronavirus COVID-19 ini, jangan lupa untuk menjalankan protokol pencegah penyebaran virus dengan disiplin dan bijaksana. Selalu pakai maskermu dengan baik dan benar sehingga menutupi mulut dan hidung secara sempurna. Tambahkan faceshield bila diperlukan. Jaga jarak sosial kurang lebih 2 meter dari orang lain dan tentunya selalu bawa hand sanitizer dalam bentuk gel atau cairan dengan kadar alkohol minimal 70% untuk bersihkan tangan secara berkala.

Ketika sudah sampai di tempat tujuan, langsung cuci tangan dengan sabun anti bakteri di bawah air mengalir selama sekurangnya 20 detik.

Lindungi dengan proteksi yang menyeluruh

Setelah mengikuti semua tips di atas, tambahkan perlindungan ekstra bagi dirimu sebagai pejalan kaki dengan proteksi yang menyeluruh. Pilih iPlan, produk Asuransi Jiwa Unit Link persembahan Generali Indonesia yang inovatif dengan pembayaran Premi secara berkala. iPlan dirancang khusus untuk memberikan proteksi sekaligus memaksimalkan porsi investasi untuk imbal hasil yang optimal. Kamu bisa klik di tautan ini untuk langsung menghubungi agen asuransi Generali yang terdekat di kotamu.

Sedang berencana membeli mobil? Ukuran besar atau kecil? Model seperti apa yang pas untukmu? Cari tahu lebih banyak mengenai hal-hal penting seputar keamanan berkendara di jalan serta jenis-jenis mobil yang bisa kamu pilih, lewat berbagai tips di artikel-artikel kami:

Panduan aman berkendara dengan anak-anak 

Penting: ajari anak untuk selalu cintai alam dan bumi kita

Penting untuk kita orangtua: waspada benturan kepala pada anak

Belajar membuat kue bersama anak: ini tipsnya!

Tips mengajari anak mahir bersepeda