Ini pentingnya punya perencana keuangan untuk berinvestasi!

Kamis, 11 Maret 2021
shutterstock_663456385-RED_1200x700.jpg

Membangun masa depan yang aman, nyaman dan meraih kebebasan finansial dimana portfolio investasi kita akan bekerja otomatis menghasilkan pemasukan, adalah impian semua orang.

Menentukan investasi awal yang tepat dan menguntungkan adalah kunci dari kebebasan finansial. Nah, bila kita adalah pemula di dunia investasi dan bingung harus mulai dari mana, jangan sampai salah pilih investasi berujung kegagalan, ya!

Perencana keuangan untuk investor pemula

Disinilah kegunaan perencana keuangan. Dalam bahasa Inggris disebut sebagai “financial advisor”, perencana keuangan adalah ahli yang sudah cukup punya pengalaman soal pengaturan finansial dan mampu memberikan saran terbaik untuk para investor pemula.

Seringnya, perencana keuangan dianggap “hanya khusus untuk orang yang sudah kaya saja” – ini tidak benar, lho! Perencana keuangan sebetulnya bisa memberikan advis untuk semua orang yang ingin memulai investasi dan memaksimalkan hasilnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja fungsi perencana keuangan dan bagaimana menemukan yang terbaik, Generali mewawancarai Phil Elwick, perencana keuangan independen ternama dari Inggris Raya. Phil Elwick, yang kini sudah memasuki masa pensiunnya, telah malang-melintang di dunia advisori keuangan selama tak kurang dari 30 tahun dan telah mendampingi ribuan klien sukses mencapai kebebasan finansial mereka.

Apa saja tipe perencana keuangan yang ada saat ini, dan bagaimana memutuskan yang terbaik untuk kita?

Apa saja yang dapat dilakukan perencana keuangan dapat bervariasi, jadi, pmenentukan perencana keuangan yang paling pas untuk kita tentunya sangat tergantung profil keuangan serta kebutuhan kita.

“Bila seseorang baru saja memulai investasinya, penting untuk berkonsultasi dengan perencana keuangan yang punya kompetensi mengarahkan klien kepada berbagai produk dan instrumen investasi berbeda,” tutur Elwick.

“Sedangkan untuk investor-investor yang sudah cukup sering melakukan investasi dan sudah lebih spesifik mengetahui arah serta tujuan investasinya, maka ada perencana keuangan yang khusus menangani bidang tersebut secara ahli. Biasanya, perencana keuangan punya spesialisasi khusus, misalnya khusus berkecimpung di bidang industri tertentu – seperti pertambangan, perkebunan, garmen, otomotif, bahkan kini ada perencana keuangan yang khusus menekuni dunia cryptocurrency alias uang digital,” lanjut Elwick.

Perencana keuangan haruslah telah melalui pendidikan yang memadai tersertifikasi oleh lembaga profesional. Di Indonesia, para perencana keuangan harus melalui proses sertifikasi oleh "Financial Planning Standards Board" (FPSB) yang mengeluarkan sertifikasi CFP ("Certified Financial Planner") dan RFP ("Registered Financial Planner").

Apa yang bisa saya harapkan dari perencana keuangan?

Untuk mendapatkan masukan yang lebih independen serta obyektif, menggunakan jasa perencana keuangan independen cukup berguna. Praktek bisnis jasa perencana keuangan di Indonesia kini semakin banyak seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan konsultasi pengelolaan keuangan keluarga.

Para perencana keuangan ini memberikan konsultasi perencanaan dan pengelolaan keuangan, termasuk membantu para klien memilih aneka pilihan investasi, asuransi, menentukan cara pembelian properti atau kendaraan, sampai membantu klien mengatur strategi pengelolaan hutang (debt management) agar cepat terlepas dari belitan hutang.

“Tugas perencana keuangan adalah bekerjasama dengan kita sebagai investor, untuk mengarahkan nasabah menginvestasikan uangnya sesuai minat, kemampuan dan tujuan finansial yang ingin dicapai,” kembali Elwick melanjutkan penuturannya. “Membuat kombinasi gabungan investasi jangka pendek dan jangka panjang yang paling menguntungkan dan cukup aman adalah tugas perencana keuangan.”

Mengapa saya harus menggunakan jasa perencana keuangan ketimbang melakukan investasi sendiri?

Dalam memberikan jasa konsultasi dan pengelolaan keuangan, para perencana keuangan biasanya mengenakan tarif tertentu yang biasanya dihitung dari besarnya dana atau aset nasabah yang dikelola. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa perencana keuangan independen hanya punya hak untuk sebatas memberikan jasa konsultasi atau rekomendasi tetapi tidak memiliki izin untuk menghimpun dan mengelola dana masyarakat.

Tentu saja, melakukan investasi sendiri akan memangkas biaya komisi perencana keuangan. Namun, bagi Phil Elwick, menggunakan jasa ahli ini dalam jangka panjang lebih banyak keuntungannya, jauh melebihi biaya yang dikeluarkan.

“Pertama-tama, perencana keuangan akan meneliti secara mendetail kebutuhan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dari masing-masing nasabah. Tujuan finansial nasabah lantas akan digabungkan dengan profil serta kemampuan finansial dan keadaan situasi keuangan nasabah saat ini. Lalu, berdasarkan data ini, perencana keuangan akan memberikan saran terbaik untuk berinvestasi dengan hasil yang maksimal tapi tetap realistis,” demikian Elwick menjelaskan.

“Banyak sekali terjadi, orang yang baru mulai berinvestasi termakan bujuk rayu investasi singkat dengan nilai return yang luar biasa fantastis, tapi ternyata investasinya investasi bodong dan seluruh investor kehilangan uangnya, sampai putus asa karena kehilangan segalanya,” tutur Elwick kembali.

Setiap jangka waktu tertentu, perencana keuangan juga akan memberikan ulasan mengenai hasil investasi, menjelaskan langkah apa yang harus diambil untuk semakin memaksimalkan portfolio investasi nasabahnya.

Perencana keuangan bukan pengelola langsung uang nasabah

Sementara itu, Chairman dan Presiden Asosiasi Perencana Keuangan Indonesia, Aidil Akbar Madjid menyampaikan, perencana keuangan independen dan firma perencana keuangan tidak terikat atau terafiliasi dengan institusi atau produk keuangan mana pun.

”Perencana keuangan tidak dalam kapasitas untuk mengelola uang klien ataupun melakukan transaksi jual-beli portofolio, apalagi melakukannya dengan kuasa penuh meskipun telah diberi kuasa oleh nasabah,” ujar Aidil.

Jadi, perencana keuangan tugasnya sebatas menyarankan bagaimana klien mengelola uangnya dengan cara yang terbaik, bukan melakukan transaksi secara langsung.

Apa saja yang harus dimiliki oleh perencana keuangan yang baik dan terpercaya?

Menurut Phil Elwick, ada enam pertanyaan yang harus kita tanyakan kepada diri sendiri dan tentunya kepada sang perencana keuangan, untuk memastikan perencana keuangan akan bekerja sebaik mungkin mewakili kepentingan kita.

Ini pertanyaan-pertanyaannya:

  1. Apakah perencana keuangan ini bekerja secara independen dan mendapat komisi atas keberhasilan investasi, dan bukannya hanya menjual produk tertentu saja?
  2. Apakah perencana keuangan ini mengerti mengenai customer profiling secara finansial?
  3. Apakah perencana keuangan ini terbuka mengenai kompetensi dan sertifikasi yang ia miliki?
  4. Apakah perencana keuangan ini tergabung dalam Asosiasi Perencana Keuangan Indonesia?
  5. Apakah perencana keuangan ini sudah punya track record yang baik dan portfolio nasabah juga mengalami kemajuan selama dibantu olehnya?
  6. Apakah perencana keuangan ini terbuka mengenai komisi dan biaya-biaya atas jasa yang ia berikan kepada setiap nasabahnya?

Berdasarkan jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas, kita bisa tentukan sendiri apakah perencana keuangan ini terpercaya dan dapat kita gunakan jasanya dengan aman serta nyaman.

Bagaimana menemukan perencana keuangan yang baik?

Yang terbaik tentunya adalah rekomendasi terpercaya dari mulut ke mulut. Tapi, bila tidak mendapatkan rekomendasi yang cukup memadai, di Indonesia sekarang sudah tersedia beberapa layanan perencana keuangan online yang cukup terpercaya, seperti Finansialku, Finoo.id dan Halofina.

Selain itu, agen Generali Indonesia juga dapat menyarankan beberapa jenis portfolio investasi dari Generali sendiri, yang sekaligus juga merangkap asuransi perlindungan dan proteksi jiwa. Meski belum ada sertifikasinya, investasi di Generali tentu sudah jelas aman dan punya return baik karena Generali adalah perusahaan asuransi terbesar di dunia yang sudah punya track record puluhan tahun menangani jutaan nasabah di berbagai negara.

Untuk tahu lebih lanjut mengenai investasi bersama Generali, silakan klik tautan link ini untuk kontak kami.

Adakah saat dimana kita lebih baik tidak menggunakan jasa perencana keuangan?

Ada orang yang sudah cukup lama malang-melintang di dunia investasi dan keuangan, sehingga merasa sudah cukup nyaman melakukan perencanaan keuangan sendiri.

Atau kita hanya memerlukan satu jenis investasi simpel yang tak begitu ruwet, maka kita bisa lakukan investasi sendiri.

Ingat, perencana keuangan sifatnya membantu merencanakan dengan lebih profesional, tapi bila kita merasa sudah mampu membuat perencanaan sendiri, why not?

Alternatif lain dari perencana keuangan: Robo Advisor

Bila ingin menghindari komisi terlalu tinggi yang harus digelontorkan untuk membayar jasa perencana keuangan, kita punya alternatif lain untuk menggunakan “Robo Advisor” (selengkapnya mengenai Robo Advisor bisa kamu baca di tautan berikut ini).

Robo Advisor adalah platform digital yang membantu mengelola berbagai jenis layanan keuangan dan pengaturan rencana finansial, dengan sedikit bantuan atau sama sekali tanpa bantuan sumber daya manusia. Robo Advisor didesain untuk memberikan saran solusi personal untuk mencari program yang terbaik sesuai data yang dimasukkan oleh platform investasi dan keterangan dari nasabah sendiri.

ROBO ARMS – si teknologi jenius yang maksimalkan investasimu di Generali Indonesia

Nah, Generali Indonesia sendiri adalah perusahaan pelopor investasi menggunakan Robo Advisor di negeri kita!

Generali Indonesia punya yang namanya ROBO ARMS, fitur baru dari ARMS (Auto Risks Management System) yang memudahkan nasabah mengelola risiko investasi yang sesuai profil risikonya dengan mengubah parameter ARMS berdasarkan kuasa dari nasabah.

Layanan ini memberikan pengalaman unik seperti layaknya asisten pribadi bagi kamu yang sibuk, dimana kamu cukup menyerahkan perubahan seting parameter ARMS kepada manajer investasi kami yang profesional, sehingga kamu lebih dapat menikmati waktu luang yang berharga bersama keluarga.

Kondisi pasar yang fluktuatif membutuhkan tindakan cepat dalam menentukan nilai untuk alokasi instrumen investasi yang tepat. Jadi tunggu apa lagi? Yuk #AutoKendali Sekarang juga. Terbukti 91% polis nasabah yang telah mengupdate ke ROBO ARMS, kinerja investasinya berada di atas IHSG dan diantaranya bahkan bisa menjacapai hingga 22% diatas IHSG. Masih ragu? Jangan kuatir, meski menggunakan fitur ROBO ARMS, kamu tetap bisa didampingi oleh penasihat-penasihat keuangan Generali yang paling ahli di bidangnya.

Untuk tahu lebih lanjut, klik di tautan ini untuk ROBO ARMS, dan klik di sini untuk menghubungi agen Generali terdekat yang bisa memberikan saran pengaturan finansial terbaik sesuai kebutuhanmu.

Menyiasati agar pengeluaran tetap stabil, mengatur pos-pos pembelanjaan dan tetap dapat menabung dengan saran-saran jitu dari kami mengenai masalah keuangan:

Temukan Mentor yang tepat untuk kelancaran karir dan bisnismu!

Metode efektif untuk selalu produktif di kantor: yuk, coba hari ini juga!

Cara meningkatkan keberhasilan presentasi di kantor

Tips tetap produktif saat bekerja dari luar kantor