Entrepreneur Indonesia: temukan inspirasi startupmu sendiri!

Kamis, 22 Juli 2021
Startup business.png

Kamu bercita-cita menjadi entrepreneur dan ingin menemukan inspirasi usaha startup atau bisnis apa yang bisa kamu mulai?

Inspirasi dua founder startup lokal

Inspirasi mungkin saja datang dari tempat tak terduga. Contohnya, founder Gojek, Nadiem Makarim, mendapatkan inspirasi mendirikan GoJek saat ngobrol dengan tukang ojek langganannya. Sang tukang ojek menceritakan bahwa sebagian besar waktunya habis untuk menunggu penumpang di pangkalan saja. Nah, Nadiem tiba-tiba mendapat ilham - kenapa tidak menciptakan sebuah bisnis dengan model usaha transportasi berbasis digital dan bisa diakses secara online via aplikasi? Inilah awal mula lahirnya GoJek.

Sedangkan William Tanuwijaya, founder Tokopedia, terinspirasi membuat sebuah marketplace online yang mudah digunakan dan bersifat gratis, untuk mempertemukan jutaan penjual dan pembeli di seluruh Indonesia, saat sedang kuliah dan bekerja sambilan di warnet pada awal tahun 2000an. Ditolak banyak sekali pemodal ventura, ia tak surut niat dan terus berusaha hingga akhirnya bisa mendirikan Tokopedia menjadi besar seperti sekarang ini.

Inspirasi salah satu pengusaha sukses termuda di Inggris Raya

Kalau nama Nadiem Makarim dan William Tanuwijaya sudah pasti terasa familiar di telinga orang Indonesia, sebaliknya, kamu mungkin belum pernah mendengar nama Fraser Doherty. Ia ternyata salah satu pengusaha terkemuka di Inggris Raya, lho. Fraser Doherty, yang lahir di tahun 1988, mendirikan bisnis pertamanya di usia 14 tahun. Setelah diajari membuat selai oleh neneknya, Fraser punya ide bagus untuk membuat selai tersebut bebas gula. Bisnis ini ia namakan SuperJam. Sejak itu, Fraser telah menjual jutaan toples selai di seluruh dunia, dan sudah mendirikan berbagai bisnis sukses lainnya. Ia juga telah menulis buku bagaimana mendirikan bisnis sendiri, yang diberi judul “48 Hour Startup: dari ide hingga peluncuran dalam 1 akhir pekan”.

Berikut ini beberapa nasihat dari Fraser untuk kamu-kamu yang ingin mencari inspirasi ide bisnis baru.

Cari inspirasi di tempat-tempat yang tak biasa

“Ketika saya berusia 12 tahun, saya punya pekerjaan menjual makanan dari pintu ke pintu. Sang pemilik bisnis makanan ini mempekerjakan kurang lebih 50 anak usia sekolah untuk menjual makanan yang ia produksi. Itu adalah pertama kali saya bertemu seorang pengusaha dan ternyata pekerjaannya sangat menarik sekali,” kenang Fraser.

Untuk berbagai kisah menarik seputar dunia startup Indonesia, kamu bisa buka DailySocial.id.

Sering bertemu, berkenalan dan tukar pikiran dengan banyak pengusaha lain

“Punya passion apapun, kamu akan semangat menjalankan usaha, dan semangat itu hal yang positif dan bisa menular. Karena itu, sering-seringlah bekerja dari tempat-tempat dimana para pendiri startup bekerja, seperti tempat co-working space, atau seminar maupun meet up startup lokal. Kamu bisa bertemu dengan berbagai founder startup lain yang bisa memberikan inspirasi,” lanjut Fraser.

“Jangan kuatir membagikan idemu – ide itu mudah didapat, tapi eksekusi ide yang baik – itulah yang sangat susah. Saat kamu sering hang out dengan orang-orang yang sepemikiran yaitu punya cita-cita mendirikan startup, kamu bahkan bisa menemukan partner kerja atau masukan positif bagaimana membuat ide kamu jadi nyata.”

Mau sering-sering hang out dengan para founder startup Indonesia? Kamu bisa cek acara-acara keren yang rutin diadakan StartupLokal.

Cari mentor yang tepat

“Di awal-awal saya punya bisnis sendiri, orangtua saya cukup banyak memberi dukungan. Tapi, ketika bisnis saya sudah mulai maju di usia saya yang ke-16, banyak pertanyaan yang mulai muncul di benak saya – dan pertanyaan-pertanyaan ini tidak dapat dijawab orangtua saya. Lalu, saya pun mencari tahu ke semua orang apakah mereka mengenal seorang pengusaha yang dapat saya jadikan sumber pengetahuan. Tak lama setelahnya, saya bertemu dengan mentor saya yang telah berjasa mengajari banyak hal, mulai dari desain packaging sampai dengan perkenalan ke distributor yang membantu memasarkan produk saya,” tutur Fraser.

Ingin mencari mentor yang tepat? Kamu bisa lihat daftar inkubator startup di Indonesia di tautan ini. Inkubator dapat membantu untuk mendanai startupmu dan bisa mengenalkanmu pada orang-orang yang tepat, yang akan membantu bisnismu maju.

Survei target pasar dan tes produk dalam skala kecil

“Sebuah produk memerlukan survei untuk mengecek target pasar. Kemudian, kamu juga harus mengetes penjualan produk dalam skala kecil agar tahu apakah produkmu sudah pas untuk diluncurkan, atau mungkin masih butuh perbaikan. Mintalah pendapat pelanggan-pelanggan pertama bagaimana kamu bisa membuat produkmu jadi lebib baik lagi,” demikian nasihat Fraser.

Buat storytelling yang menarik untuk produkmu

“Sebuah produk yang baik harus punya latar belakang kisah yang menarik pula. Carilah inspirasi di kisah pencarian idemu untuk mendirikan bisnis ini, dan jadikan storytelling untuk produkmu. Ceritakan mengenai nilai-nilai yang kamu yakini dan apa yang menjadi passion­-mu mendirikan startup ini. Tak masalah bila ceritamu cukup personal. Pelanggan ingin tahu bagaimana kamu mencari sumber bahan baku produk dan seperti apakah proses produksi. Sebab, pelanggan tertarik akan sesuatu yang orisinal,” tutur Fraser.

“Yang terpenting, jadilah dirimu sendiri. Bila perusahaanmu masih berskala kecil, tak perlu berbohong bahwa perusahaan sudah maju dan besar. Jadilah apa adanya, dan raihlah simpati pelanggan yang sesungguhnya.”

Baca kisah-kisah berbagai founder startup sukses dari seluruh dunia

“Baca biografi dan kisah-kisah berbagai founder startup sukses dari seluruh dunia. Ketika saya memulai bisnis selai SuperJam, saya terinspirasi oleh Anita Roddick, pengusaha yang mendirikan The Body Shop. Mereka adalah inspirasi saya dan dari merekalah saya belajar bahwa bisnis tak hanya sekedar menghasilkan uang. Tapi juga bagaimana mendukung nilai-nilai yang kita percayai dan membagikan kebaikan ke lingkungan kita.”

Membuat kesalahan itu wajar

“Jangan takut untuk membuat kesalahan. Sebab, segala pembelajaran yang kamu dapat dari kegagalan sebuah produk akan memberi kamu masukan bagus bagaimana untuk memperbaiki produk selanjutnya. Kegagalan itu penting, malah siapa tahu kamu malah terinspirasi oleh kegagalan tersebut,” pungkas Fraser. “Ide-ide sayapun tak langsung jadi sempurna pada kesempatan pertama, butuh beberapa kali uji coba dan kegagalan sebelum berhasil menemukan formula yang pas.”

Ternyata, panggangan pemanas instan microwave, kue kering bertabur butiran coklat chocolate chip cookie dan sinar X-Ray juga diciptakan tanpa disengaja.

Bagaimana cara untuk tetap punya jaring pengaman saat mendirikan startup?

Saat mendirikan startup, salah satu tantangan yang harus ditangani adalah fakta bahwa kamu mungkin tak akan punya penghasilan tetap selama beberapa waktu.

Karena itu, buat jaring pengamanmu sendiri saat mendirikan startup, sehingga kamu bisa fokus membangun startupmu tanpa merasa kuatir akan masa depan.

Salah satu caranya adalah dengan memiliki penghasilan pasif yang didapat lewat produk investasi. Produk investasi yang terkait asuransi mungkin bisa jadi pilihan untuk menciptakan penghasilan pasif dengan cara yang aman, mudah dan terpercaya.

Di Generali Indonesia, kami punya berbagai produk investasi yang bisa dipilih oleh nasabah. Solusinya pun tidak generik, tapi disesuaikan dengan profil nasabah: situasi keluarga, keadaan finansial, gaji bulanan hingga cita-cita yang ingin dicapai.

Apalagi, produk-produk investasi Generali Indonesia didukung oleh teknologi mutakhir ROBO ARMS, fitur baru dari ARMS (Auto Risks Management System) yang memudahkan nasabah mengelola risiko investasi yang sesuai profil risikonya dengan mengubah parameter ARMS berdasarkan kuasa dari nasabah.

Layanan ini memberikan pengalaman unik seperti layaknya asisten pribadi bagi kamu yang sibuk, dimana kamu cukup menyerahkan perubahan seting parameter ARMS kepada manajer investasi kami yang profesional, sehingga kamu lebih dapat menikmati waktu luang yang berharga bersama keluarga.

Selain itu, Generali Indonesia juga punya produk baru, yaitu BRAVO. Bagi kamu, perintis masa depan yang ingin kelola pendapatan secara optimal, BRAVO hadir untuk memperkenalkan cara baru dalam menabung dan berinvestasi. Dengan keunggulan tax benefit, kamu dapat menerima manfaat sebesar-besarnya dari setiap penghasilan yang kamu terima, sekaligus bisa menikmati berbagai kemudahan transaksi secara digital.

Yuk, lanjut cari tahu lebih lanjut mengenai program investasi apa yang cocok untukmu lewat tautan ini!

 

Naik jabatan atau buat impian mulai bisnis sendiri jadi nyata dengan bantuan tips kami tentang sukses di kantor dan pekerjaan:

Seberapa Pentingnya Investasi Bagi Generasi Milenial?

Cara Cepat Bebaskan Diri dari Hutang

Temukan Mentor yang tepat untuk kelancaran karir dan bisnismu!

Metode efektif untuk selalu produktif di kantor: yuk, coba hari ini juga!

Cara meningkatkan keberhasilan presentasi di kantor