Penting dikuasai: skill baru untuk survive di masa depan

Jumat, 13 Mei 2022
shutterstock_1889468716_1200x700_RED.jpg

Apakah kamu seorang pekerja kantoran yang merasa kurang update akan perkembangan dunia kerja di sekelilingmu? Ataukah kamu merasa ingin merubah haluan karir karena merasa kurang punya passion di jalur profesimu saat ini?

Bila jawaban dari dua pertanyaan di atas adalah YA, maka ini saatnya kamu mengambil keputusan penting dalam hidupmu. Kembali mengasah keahlian dan belajar skill baru, merupakan faktor penting dalam pengembangan diri dan pribadi secara profesional, supaya kamu akan semakin menarik sebagai karyawan dengan status “most wanted” di kantor maupun di mata para headhunter pemburu sumber daya manusia dengan kualitas tinggi.

Dunia kerja memang merupakan dunia yang berubahnya sangat cepat. Ini artinya, semakin banyak permintaan akan berbagai kemampuan serta keahlian baru di masa mendatang.

54% dari seluruh pekerja di dunia akan butuh kemampuan baru di Era 4.0 Globalisasi Dunia

Diperkirakan oleh para ahli di Forum Ekonomi Dunia (WEF / World Economic Forum) bahwa 54 persen dari seluruh pekerja di dunia akan butuh kemampuan baru maupun mengasah keahlian yang sudah dimiliki, dimulai pada tahun 2022 nanti, seiring dengan berkembangnya industri di Era 4.0 Globalisasi Dunia. Hal ini dituangkan dalam kajian makalah The Future of Jobs Report.

The Future of Jobs Report sendiri adalah resume dari hasil riset WEF seputar perkembangan industri di Era 4.0, dengan mengambil sampel lapangan kerja di sebanyak 30 negara – termasuk di Indonesia. Untuk di Indonesia sendiri, WEF melaporkan bahwa sebanyak 88 persen dari industri yang ada saat ini telah mencanangkan rencana otomatisasi dalam berbagai bidang kerjanya dalam waktu hingga 5 tahun ke depan.

Nah, pada satu sisi, otomatisasi dalam perindustrian tentu membawa peluang bagi berbagai model bisnis dan lapangan kerja baru untuk tercipta. Tapi, di sisi lain, potensi kehilangan pekerjaan untuk pekerja-pekerja yang tidak punya skill tinggi akan semakin besar pula.

Bagaimana cara kita sebagai pekerja menghadapi situasi dunia profesional di masa depan yang semakin menuntut berbagai keahlian baru? Baca artikel Generali ini selengkapnya untuk persiapkan dirimu masuk ke dunia kerja di masa depan.

Manfaat menguasai skill baru secara personal dan profesional

Menguasai skill baru maupun mengasah kemampuan yang sudah ada agar semakin paripurna, banyak manfaatnya secara personal maupun profesional.

Manfaat secara personal:

  • Semakin percaya diri dan tidak merasa ketinggalan dalam profesi industri yang ditekuni.
  • Semakin membuka wawasan dan pengetahuan secara personal.
  • Punya kemampuan baru bisa membuka peluang usaha atau pendapatan baru sebagai kegiatan sampingan.
  • Peluang usaha tersebut juga dapat dipertimbangkan sebagai mata pencaharian utama bila suatu saat ingin resign dari pekerjaan kantor.

Manfaat secara profesional:

  • Seorang pekerja yang punya berbagai kemampuan akan semakin berharga di mata perusahaan dan atasan.
  • Selain itu, pekerja tersebut bisa masuk ke kategori SDM berkualitas tinggi yang banyak dicari perusahaan lain.
  • Kesempatan karir di bidang lain terbuka.
  • CV / riwayat hidup pun akan semakin terlihat baik.

Selain itu, manusia memang diciptakan untuk punya rasa ingin tahu yang besar. Jadikan kesempatan untuk mengasah skill baru maupun skill yang sudah dimiliki sebelumnya untuk terus belajar dan berinovasi untuk menjadi pribadi yang semakin baik, secara personal maupun secara profesional.

Fokus di beberapa keahlian yang realistis

Fokuslah di beberapa keahlian yang realistis dan di mana kamu yakin dapat meningkatkan skill tersebut tanpa kendala.

Selain itu, bila ingin belajar sesuatu hal yang baru, pastikan kamu punya setidaknya sedikit passion dalam menjalankan hal tersebut – jangan ada rasa keterpaksaan, karena segala sesuatu yang dimulai dengan keterpaksaan akan sulit berbuah manis.

Beberapa cara untuk menentukan kemampuan yang ingin dipelajari:

  • Buka situs pencari kerja atau medsos profesional seperti LinkedIn, lalu temukan lowongan kerja di perusahaan yang menarik minatmu.
  • Baca lowongan kerja tersebut dan bandingkan dengan kemampuan di CV-mu saat ini: skill apa yang dibutuhkan di lowongan kerja tersebut yang belum kamu punyai?
  • Buat daftar kemampuan yang ingin kamu pelajari.
  • Cari tahu bagaimana kamu bisa mempelajari kemampuan tersebut: apakah bisa dipelajari lewat tutorial di internet atau harus belajar langsung dengan orang yang berpengalaman? Adakah kursus yang khusus mengajar kemampuan tersebut?
  • Lakukan kegiatan atau training yang diperlukan untuk benar-benar mempelajari kemampuan tersebut.
  • Rutin untuk membaca materi latihan maupun belajar lebih lanjut lewat internet untuk semakin mengasah kemampuan baru yang sudah dikuasai tersebut.

Bagaimana bila ingin berubah haluan karir?

  • Belajarlah pelan-pelan, jangan langsung resign sebelum kamu betul-betul yakin seratus persen bahwa kamu sudah mantap merubah haluan karir.
  • Sebelum mulai berbisnis sendiri, misalnya, ada baiknya kamu lakukan riset dulu, apakah ada pangsa pasar yang potensinya bagus? Bagaimana dengan persaingan? Adakah bisnis model serupa yang bisa kamu observas ai terlebih dulu?

Gunakan kesempatan untuk belajar dari mana saja

Belajar bisa dari mana saja. Tak harus lewat kursus atau lembaga pelatihan formal. Memang, untuk keahlian seperti akunting, perpajakan atau segala sesuatu yang bersifat administratif, sebaiknya mengikuti pendidikan di institusi yang terakreditasi.

Tapi, untuk keahlian seperti belajar bahasa baru, memasak atau membuat berbagai kue serta panganan, atau tata rias, belajar bisa dari mana saja. Dari internet, dari kursus informal maupun dari kenalan yang kebetulan menguasai skill tersebut.

Yang terpenting adalah kemantapan niat untuk terus belajar, tidak hanya berpuas diri dengan keadaan sekarang, tanpa ingin maju untuk hidup lebih baik di masa depan.

 

Jadi agen asuransi Generali: peluang kebebasan finansial dan fleksibilitas waktu

Salah satu profesi yang makin banyak dilirik orang saat ini adalah menjadi self / solo entrepreneur, artinya bekerja sendiri secara independen dan melakukan usaha secara mandiri.

Menjadi agen asuransi Generali bukan berarti kamu tak punya jenjang karir – justru, lewat jalur karir ini, kamu lah yang bebas menentukan sendiri targetmu, supaya kamu bisa meraih berbagai kesuksesan sekaligus bantu banyak orang memproteksi diri mereka lewat perlindungan asuransi.

Selain itu, kebebasan finansial dan fleksibilitas waktu merupakan dua faktor yang juga bisa kamu pertimbangkan. Agen-agen Generali bisa bekerja dari mana saja, karena semua proses mulai dari pendaftaran nasabah, pembayaran premi hingga klaim bisa dilakukan lewat website khusus para agen.

Generali membuka peluang kerja dan kesempatan tak terbatas kepada semua orang untuk mewujudkan mimpinya – sekaligus membantu banyak orang merencanakan proteksi dan perlindungan untuk masa depan keluarga mereka. Tertarik ingin bergabung menjadi agen Generali? Kamu bisa klik tautannya di sini.