Awas investasi bodong: ini alternatif investasi aman + cuan!

Jumat, 13 Mei 2022
Tips memilih investasi terbaik dan aman

Berinvestasi adalah salah satu cara mempersiapkan masa depan yang cemerlang. Tapi, dengan maraknya berbagai investasi bodong dan penipuan berkedok investasi dewasa ini, bagaimana cara memilih dan memastikan investasi yang kita lakukan adalah investasi yang aman?

Ada berbagai jenis investasi yang nilai Return of Investment alias balik modalnya bisa jadi luar biasa besar, seperti contohnya bermain saham atau trading, juga melakukan pembiayaan dana startup lewat pembelian saham. Nah, investasi seperti ini, meski punya kemungkinan balik modal sangat besar, sebaliknya juga memiliki risiko luar biasa tinggi, lho! Jadi, kecuali kamu sudah punya simpanan modal yang luar biasa besar, menanamkan uangmu di jenis investasi yang berisiko tinggi sebaiknya dihindari. Singkatnya, bagi yang baru belajar investasi, sebaiknya mencari peluang investasi yang lebih aman dan tak rawan risiko.

Seberapa aman sebuah investasi tergantung berapa lama kamu akan menanamkan uangmu di dalamnya. Dalam jangka waktu pendek, nilai investasi yang berisiko rendah juga sulit untuk diprediksi dan biasanya keuntungan hasil balik modalnya pun tidak seberapa, jadi saran kami, coba pertimbangkan jenis-jenis investasi yang berjangka waktu beberapa bulan sampai beberapa tahun, yang biasanya juga sangat aman dan lebih menguntungkan. Memang, dalam investasi kita harus banyak bersabar karena sebagaimana sebuah pohon yang membutuhkan waktu untuk tumbuh, berdaun hingga berbuah, investasi pun membutuhkan waktu tertentu untuk menghasilkan profit.

Ini beberapa jenis investasi jangka waktu menengah dengan risiko rendah yang bisa dimulai hari ini juga.

Tabungan dan Deposito

Investasi yang paling aman biasanya menghasilkan profit yang paling kecil, contohnya adalah tabungan biasa. Meskipun begitu, tabungan biasa tetap memiliki nilai tersendiri, karena bisa ditarik kapan saja saat dibutuhkan - misalkan bila sewaktu-waktu kita jatuh sakit dan belum punya asuransi kesehatan, maka tabunganlah yang bisa dipakai untuk membayar biaya pengobatan. Menabung di bank juga lebih baik ketimbang menyimpan uang kas di rumah, karena lebih aman dari pencurian maupun kerusakan.

Selain tabungan, ada deposito yang biasanya hanya dapat dicairkan dalam jangka waktu paling kurang satu tahun sampai dengan 5, bahkan 10 tahun - semakin lama deposito dibiarkan mengendap, biasanya bunga pun semakin besar. Kekurangan deposito adalah, bila sewaktu-waktu dibutuhkan dan harus ditarik kembali, kamu bisa terkena penalti denda yang akan dipotong dari pokok simpanan.

Investasi resmi negara

Ada berbagai macam investasi yang dikeluarkan oleh negara. Yang dikeluarkan oleh negara ada empat jenis, yaitu ORI (Obligasi Ritel Negara), Sukri (Sukuk Negara Ritel), ORT (Obligasi Ritel Tabungan / Saving Bond Retail) dan Sukuk Tabungan yang bersifat syariah. Kesemua jenis investasi pemerintahan ini memiliki syarat, bahwa investor harus merupakan WNI (Warga Negara Indonesia).

Cara kerja saham negara ini kurang lebih sama dengan deposito, yaitu bahwa kita setuju menanamkan modal dalam jangka waktu tertentu. Risikonya sedikit lebih tinggi dibanding deposito, tapi profitnya juga lebih tinggi. Kebanyakan investasi resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah relatif aman secara historis.

Dana Pensiun

Dana Pensiun di Indonesia umumnya hanya didapatkan oleh ASN (Aparatur Sipil Negara) alias pegawai negeri, namun jumlahnya sangat tergantung lama masa bakti dan eselon terakhir yang diduduki sebelum pensiun. Sedangkan karyawan swasta masih sangat jarang yang mendapat pensiun dari kantornya.

Nah, bila kamu bekerja di bidang swasta maupun sebagai ASN yang masih ingin menambah dana pensiun, kamu sebaiknya memulai pundi-pundi masa tua ini sejak di usia muda, saat sedang produktif-produktifnya.

Ada berbagai jenis dana pensiun yang bisa dipilih, termasuk salah satunya dari Generali Indonesia.

Manajemen Investasi

Manajemen investasi bertugas mengelola dana yang ditanamkan sejumlah investor. Pekerjaan mereka meliputi mencari bisnis dan sektor industri, mulai dari emas, saham, properti dan berbagai aset lainnya yang paling menguntungkan untuk kemudian diberikan permodalan, sehingga menghasilkan profit maksimal. Kekuatan manajemen investasi di antaranya karena dana yang terkumpul tak hanya dari satu investor tunggal saja tapi dikumpulkan dari banyak investor, sehingga total modal yang dikelola jauh lebih besar.

Manajemen investasi cukup berisiko dan sebaiknya hanya dilakukan bila kamu sudah berpengalaman dan cukup mengetahui seluk-beluknya. Untuk kamu yang baru memulai investasi, Generali Indonesia juga punya beberapa solusi untuk membantu kamu memanajeri investasi dengan aman dan tingkat keuntungan yang menarik, yang bisa kamu pelajari lebih lanjut di tautan ini.

Bisnis Properti

Secara historis, bisnis properti merupakan salah satu jenis investasi yang paling menguntungkan, sebab harga aset tak bergerak seperti tanah, hunian maupun tempat usaha biasanya tidak pernah turun. Selain itu, kamu juga bisa menambah pemasukan dengan menyewakan properti milikmu, yang membuat aset ini semakin menguntungkan seiring dengan naiknya harga properti setiap tahun.

Nah, kekurangan dari jenis investasi ini adalah fakta bahwa membeli aset properti tidaklah murah, apalagi di kota-kota besar Indonesia. Lalu, manajemen properti juga harus diperhatikan, karena bila kamu menyewakan rumah atau apartemen dalam jangka panjang, maka setiap tahun ada biaya renovasi atau perbaikan yang harus dipikirkan, dan bila hunian disewakan sebagai penginapan jangka waktu singkat lewat AirBnB misalnya, maka kamu harus perhitungkan biaya untuk menerima tamu di hunianmu, termasuk di antaranya jasa resepsionis serta jasa membersihkan hunian, supaya selalu layak disinggahi.

Cara lain untuk mengurangi risiko saat berinvestasi

Kalimat "jangan letakkan semua telur di satu keranjang saja" itu benar. Artinya, jangan meletakkan semua harapan di satu tempat saja. Berinvestasilah di berbagai bidang, gabungkan beberapa jenis investasi di portfolio sehingga mendapatkan gabungan yang pas dari "investasi risiko rendah dengan profit kecil" dan "investasi risiko menengah dengan profit besar". Jadi, saat satu investasi tidak berjalan sesuai harapan, masih ada investasi lainnya yang berjalan.

Nah, bagaimana cara meminimalisir resiko investasi, tapi tanpa harus ribet? Ingin memiliki investasi tapi tanpa harus kuatir keadaan pasar karena tidak punya waktu, atau kurang paham seluk-beluk dunia finansial maupun kurang handal menjalankannya?

Jangan kuatir, untuk kamu yang masih newbie dalam perihal investasi, bisa memiliki produk asuransi yang disertai investasi atau biasa dikenal dengan unit link. Uniknya, di Generali, produk unit link kamu bisa dilengkapi dengan ROBO ARMS - solusi inovatif yang membantu kamu mengelola investasi dengan optimal.

Fitur andalan ROBO ARMS adalah otomatisasinya, dimana strategi alokasi aset akan selalu langsung disesuaikan dengan kondisi pasar mengikuti profil risiko yang diinginkan investor, sehingga kamu sebagai investor bisa #TenangAja - semua urusan investasimu #KamiYangTangani! Untuk tahu lebih lanjut mengenai ROBO ARMS, kamu bisa klik tautan ini. Yuk, mulai atur keuanganmu hari ini.

The Power of Curhat: inilah pentingnya punya catatan harian

Menyiasati agar pengeluaran tetap stabil, mengatur pos-pos pembelanjaan dan tetap dapat menabung dengan saran-saran jitu dari kami mengenai masalah keuangan:

Tips Rajin Menabung Sejak Usia 20an

Infografis interaktif: Tips mudah dan praktis untuk berhemat uang

Amankan uangmu dengan bantuan teknologi

Lima langkah pintar mengatur keuangan