Saat ini, siapa yang tidak mengenal earphone? Aksesori ini telah menjadi sebuah kebutuhan banyak orang untuk mendengarkan audio dari smartphone maupun laptop. Namun, ada hal penting yang perlu kamu perhatikan dari penggunaan earphone ini. 

World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa sekitar 50 persen orang yang berusia sekitar 12 hingga 35 tahun memiliki resiko tinggi untuk mengalami gangguan pendengaran karena paparan suara keras yang berkepanjangan dan berlebihan. Paparan berlebihan ini biasanya melalui musik yang didengar melalui perangkat audio pribadi seperti earphone. 

Anak-anak, remaja, dan dewasa muda mungkin sangat beresiko jika mereka sering mendengarkan musik selama berjam-jam dalam satu hari dengan volume yang melebihi batas yaitu lebih dari 70 decibel rata-rata paparan kebisingan per hari yang direkomendasikan oleh The National Institutes of Health (NIH). Bahaya volume maksimal earphone yang paling sering terjadi adalah Noise induced hearing loss (NIHL). 

Apakah kamu pernah mendengar mengenai Noise induced hearing loss (NIHL)? Jika belum, mari simak ulasan dibawah ini. 

Mengapa Suara yang Keras Dapat Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

Secara anatomis, telinga terdiri dari tiga bagian yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Ketiga bagian telinga ini akan bekerja sama untuk memproses suara. Pada telinga dalam, terdapat sebuah komponen yang disebut dengan koklea. Koklea mengandung sel-sel rambut kecil. Sel-sel rambut ini yang akan bertugas untuk membantu mengirim suara yang ditangkap telinga ke otak. 

Suara yang terlalu keras menyebabkan kerusakan rambut-rambut kecil yang terdapat di dalam koklea. Ketika hal ini terjadi, suara yang ditangkap oleh telinga tidak dapat disampaikan ke otak. Sehingga kamu menjadi tidak mendengar apapun. 

Tidak seperti kerusakan yang terjadi pada bagian lain di tubuh kamu, kerusakan yang terjadi pada struktur dalam telinga seringkali sulit untuk sembuh. Apabila kamu terus menerus mendengarkan suara terlalu keras, akan semakin banyak sel rambut yang rusak. Seiring dengan berjalannya waktu, pendengaran kamu akan semakin terganggu. 

Apa Saja Gejala Apabila Terjadi Gangguan Pendengaran? 

Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh paparan suara keras dari penggunaan earphone biasanya memakan waktu yang cukup lama. Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami gangguan pendengaran hingga gangguan tersebut terasa parah. 

Beberapa tanda yang mungkin muncul ketika kamu mengalami gangguan pendengaran, misalnya:

  • Munculnya bunyi berdenging, berdengung, atau menderu pada telinga setelah kamu mendengar suara yang keras 

  • Suara yang kamu dengan menjadi lebih redam 

Jika kamu merasa mengalami gejala-gejala gangguan pendengaran, segera lakukan konsultasi kepada Dokter. Apabila diperlukan, Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan yang bertujuan untuk melihat kemampuan pendengaran kamu. 

Bagaimana Cara Menggunakan Earphone yang Benar? 

Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh suara keras atau kebisingan karena earphone merupakan hal yang 100% dapat kamu cegah. Hal paling penting yang perlu dilakukan adalah jangan menggunakan earphone dengan terlalu lama atau menggunakan suara yang terlalu keras. 

Dokter merekomendasikan aturan 60% / 60 menit. Maksudnya adalah kamu dapat mendengarkan musik atau menonton film atau bermain game menggunakan earphone tidak lebih dari 60% dari volume maksimum. Selain itu, batasi jumlah waktu yang kamu habiskan untuk menggunakan earphone maksimal selama 60 menit. 

Cara paling mudah untuk mengetahui apakah kamu menggunakan volume yang aman adalah: kamu dapat menanyakan kepada orang yang duduk di dekat kamu apakah mereka dapat mendengar audio dari earphone kamu. Jika terdengar, tandanya kamu menggunakan volume yang terlalu keras. Segera kecilkan hingga orang lain tidak dapat mendengarnya. 

Hal lain yang perlu kamu ingat bahwa mendengarkan audio menggunakan earphone dengan volume keras membuat kamu tidak menyadari keadaan di sekitar kamu. Sehingga dapat meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan terutama apabila kamu menggunakannya di luar rumah. 

Bagaimana Cara Mencegah Gangguan Pendengaran Saat Menggunakan Earphone? 

Beberapa hal berikut dapat kamu lakukan untuk mengurangi resiko terjadinya gangguan pendengaran ketika menggunakan earphone, yaitu: 

  • Pastikan kamu menggunakan earphone dengan volume yang rendah 

  • Jika memungkinkan, gunakan earphone dengan noise-canceling. Earphone jenis ini dapat menghalau suara dari luar untuk masuk, sehingga kamu tidak perlu menyetel audio dengan terlalu keras. 

  • Gunakan jenis headphone dibanding dengan earphone. Kedua istilah ini memang sering digunakan secara bersamaan. Namun, ternyata mereka adalah benda yang berbeda. Earbud atau earphone mengacu pada perangkat kecil yang terpasang di telinga kamu. Sedangkan headphone mengacu pada perangkat yang digunakan di atas telinga sehingga biasanya menutupi keseluruhan telinga. 

  • Berilah jeda setiap beberapa saat. Semakin lama kamu mendengarkan audio dengan suara keras, semakin tinggi juga resiko kamu mengalami gangguan pendengaran. Oleh sebab itu, berilah jeda sekitar 10 menit setelah kamu menggunakan earphone selama 60 menit. 

Organ pendengaran memiliki fungsi yang sangat penting untuk kehidupan kita sehari-hari. Oleh karena itu, kita sebisa mungkin harus menjaga kesehatan mereka.

Tracking Kamu Suka Dengar Musik Pakai Earphone dengan Volume Maksimal? Ini Bahayanya!
Bagikan
suka artikel ini :