Kenali Fitur Aplikasi PeduliLindungi, Aplikasi untuk Deteksi Alur Penyebaran COVID-19

Healthy Lifestyle Senin, 11 Juli 2022
Kenali Fitur Aplikasi PeduliLindungi, Aplikasi untuk Deteksi Alur Penyebaran COVID-19.jpg

Sejak tahun 2019, tingkat penyebaran pandemi COVID-19 telah menjadi kekhawatiran negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, maka dibentuklah aplikasi PeduliLindungi yang dapat mempermudah deteksi alur penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Manfaat aplikasi PeduliLindungi

Aplikasi PeduliLindungi mampu melakukan proses pelacakan atau tracking dengan mengandalkan partisipasi warga negara di Indonesia. Saat kamu hendak bepergian atau beraktivitas di ruang publik, penggunaan aplikasi ini telah menjadi syarat dan kewajiban kita semua. Hal tersebut bertujuan agar penelusuran data lokasi bepergian atau beraktivitas serta riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 dapat dilakukan.

Di sisi lain, aplikasi PeduliLindungi juga berperan sebagai sarana skrining masyarakat. Fungsi tersebut telah diterapkan di berbagai bidang, seperti transportasi umum, pariwisata, pendidikan, kantor/pabrik, hingga perdagangan. Aplikasi akan memastikan bahwa pengguna yang ingin melakukan perjalanan atau memasuki area umum sudah divaksin, serta tidak kontak erat dan tidak menderita COVID-19.

Beberapa manfaat lain yang dapat kamu peroleh dari aplikasi PeduliLindungi, yaitu:

  1. Kamu bisa mendapat peringatan/notifikasi dari PeduliLindungi

Kamu akan mendapatkan peringatan/notifikasi bila berada di kawasan zona merah. Selain itu, kamu juga bisa diperingati bila di lokasimu terdapat orang yang menderita COVID-19 atau ada Pasien Dalam Pengawasan.

  1. Fungsi pengawasan atau surveillance

Aplikasi ini dapat menelusuri lokasi pengguna saat bepergian sehingga mempermudah pemerintah untuk mendeteksi dan mengawasi paparan COVID-19 selama 14 hari ke belakang.

  1. Kamu bisa mengunduh sertifikat vaksin

Bila kamu sudah divaksin COVID-19, maka kamu dapat mengunduh sertifikat vaksin tersebut melalui aplikasi PeduliLindungi.

  1. Kamu bisa mengetahui hasil tes COVID-19

Aplikasi ini dapat menunjukkan hasil tes swab antigen atau PCR yang kamu lakukan di laboratorium yang terafiliasi dengan pemerintah. Hasil yang muncul bisa diakses sesuai masa berlaku tes tersebut (swab antigen 1x24 jam, PCR 3x24 jam)

  1. Syarat kamu mengakses area publik

Kamu wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi untuk bepergian atau beraktivitas di tempat umum. Gunakan fitur pindai QR Code di aplikasi ini sebelum memasuki area publik.

Cara menggunakan aplikasi PeduliLindungi

  1. Mengunduh aplikasi PeduliLindungi di ponselmu

  2. Memilih menu login/register, lalu tekan pilihan buat akun PeduliLindungi

  3. Melakukan pendaftaran dengan memasukkan nama lengkap sesuai KTP, nomor HP, dan/atau email

  4. Memasukkan 6 digit kode OTP verifikasi yang telah dikirim ke nomor HP atau email

  5. Pastikan kamu sudah terdaftar di aplikasi PeduliLindungi

  6. Pilih fitur pindai kode QR (check in) jika kamu ingin memasuki area publik

  7. Setelah selesai berkunjung, kamu hanya perlu tekan tombol check out di aplikasi agar riwayat perjalananmu dapat tersimpan di aplikasi

  8. Untuk cek sertifikat vaksin, kamu bisa memilih fitur sertifikat vaksin sehingga sertifikat otomatis muncul

  9. Untuk cek hasil tes COVID-19 terakhir, kamu bisa memilih fitur hasil tes COVID-19

Hasil tes COVID-19 positif, lalu bagaimana dampaknya?

Terdapat 4 indikator warna di aplikasi PeduliLindungi yang berhubungan dengan status vaksinasi dan hasil tes COVID-19 yang kamu miliki, yaitu:

  1. Hijau

Indikator warna hijau di status PeduliLindungi menandakan bahwa kamu aman bepergian dan beraktivitas di tempat umum karena kamu telah menerima vaksinasi dosis lengkap, bukan pasien COVID-19, tidak ada riwayat kontak erat, dan hasil tes COVID-19 yang negatif.

  1. Kuning

Jika kamu memiliki warna kuning di status PeduliLindungi, artinya kamu belum memiliki riwayat vaksin lengkap (baru menerima dosis pertama), tidak menderita COVID-19 atau kontak erat, dan jika kamu sudah sembuh dari COVID-19 tapi belum bisa melakukan vaksin karena belum 90 hari.

  1. Merah

Status warna merah menandakan bahwa kamu belum melakukan vaksinasi COVID-19 sehingga kamu tidak dapat bepergian dan melakukan kegiatan di tempat umum. Jika kamu memiliki warna merah, segera daftar vaksinasi agar kamu bisa melindungi diri sendiri dan orang di sekitarmu. Bila kamu telah divaksin tetapi kode warna masih belum berubah, pastikan bahwa identitasmu (NIK/nomor paspor dan nama lengkap) di profil PeduliLindungi sudah sesuai dengan sertifikat vaksin.

  1. Hitam

Warna hitam pada status PeduliLindungi melarang yang bersangkutan untuk bepergian dan beraktivitas di tempat umum. Warna hitam akan muncul jika kamu memiliki hasil tes COVID-19 yang positif kurang dari 10 hari, memiliki riwayat kontak erat kurang dari 14 hari, atau kamu baru saja tiba dari luar negeri.

Jika kamu positif COVID-19

Jika hasil tes swab antigen atau PCR positif, maka status warna yang kamu miliki akan berubah menjadi warna hitam. Kamu harus melakukan isolasi mandiri/karantina sesuai dengan persyaratan yang ada di aplikasi PeduliLindungi:

  • Jika kamu memiliki kasus positif COVID-19, konsultasikan dirimu ke tenaga kesehatan sesuai dengan gejala yang kamu alami. Kamu dapat melakukan isolasi mandiri jika tidak bergejala atau memiliki gejala ringan. Kamu bisa melakukan tes PCR ulang pada H+5 sejak terkonfirmasi positif. Jika hasilnya negatif, maka kamu dianggap sembuh dan warna status akan kembali seperti semula. Jika kamu tidak melakukan tes ulang, maka warna status akan kembali seperti semula pada H+10 sejak terkonfirmasi positif.

  • Jika kamu memiliki kontak erat dengan kasus COVID-19, segera lakukan karantina mandiri dan tes antigen/PCR di hari awal dan hari ke-5. Jika negatif, maka warna status kamu akan kembali seperti semula. Jika kamu tidak tes, maka status akan berubah H+14 sejak terdaftar sebagai kontak erat.

  • Jika kamu baru saja datang dari luar negeri, kamu perlu melakukan karantina sesuai kebijakan yang berlaku dan melaksanakan tes PCR saat kedatangan dan H-1 sebelum selesai karantina.

Kondisi pandemi masih berlangsung hingga saat ini, oleh karena itu penting bagi kita untuk tetap berjaga-jaga dan memberikan proteksi untuk diri kita. Salah satunya adalah dengan memiliki asuransi kesehatan. Dengan asuransi kesehatan Generali, kamu dapat memperoleh perlindungan serta dapat mengurangi beban finansial yang harus kamu tanggung apabila kamu jatuh sakit.