Lindungi privasi data dan informasi rahasiamu

Healthy Protection 03 Januari 2019

Bantuan teknologi digital telah membuat berbagai aspek hidup jauh lebih simpel, tetapi juga membuat pencurian informasi pribadi semakin mudah.

Tapi, tak perlu takut, karena banyak cara untuk melindungi privasi data dan informasi rahasiamu. Seperti agen Generali misalnya, yang masing-masing memiliki fasilitas website pribadi dan jaringan online pribadi dimana mereka dapat dengan mudah mengatur segala hal yang berhubungan dengan nasabah, semua teramankan dengan berbagai fitur pelindung.

Nah, bagi kamu yang juga ingin selalu memastikan bahwa data-data pribadimu terlindungi dengan baik secara online maupun offline, yuk, baca artikel berikut ini.

Perlindungan data online

Saat kita menjelajah dunia maya, secara otomatis kita memiliki jejak yang terekam oleh sistem monitor internet. Ini artinya, data pribadi kita bisa saja jatuh ke tangan-tangan peretas tak bertanggungjawab. Bagaimana caranya untuk mencegah hal ini terjadi?

Simpan salinan data di tempat aman

Menyimpan salinan data dalam perangkat harddisk eksternal adalah salah satu cara untuk selalu mengamankan data pribadi. Memiliki salinan data yang aman tersimpan di rumah, artinya kamupun terhindar dari kemungkinan kehilangan seluruh data penting tersebut saat perangkat elektronik seperti komputer, laptop atau ponsel hilang, rusak atau dicuri.

Gunakan koneksi wifi di rumah dan di tempat umum secara aman

Wifi rumah biasanya memiliki sinyal cukup kuat sampai masih bisa terdeteksi di rumah tetangga sekalipun. Untuk mencegah orang yang kebetulan iseng lewat dan mencoba meretas jaringan wifi di rumah, buatlah kata sandi yang cukup kompleks dengan gabungan huruf kecil dan besar, angka dan karakter spesial seperti * atau #, supaya wifi rumah lebih aman dan tak mudah dimasuki siapa saja.

Kemudian, sebaiknya hindari melakukan hal penting yang melibatkan informasi pribadimu saat sedang terhubung dengan koneksi wifi di tempat umum, dan bila tetap harus melakukan transaksi penting, pastikan situs dimana kamu terhubung pun tetap punya lapisan pengamanan ekstra, dengan mengecek bahwa situs tersebut dimulai dengan HTTPS dan bukan hanya HTTP. Huruf S dalam HTTPS merupakan singkatan dari kata "Secure" yang berarti situs tersebut telah menggunakan sistem enkripsi khusus untuk mengamankan segala informasi yang kamu masukkan saat berselancar di dalamnya.

Instal perangkat lunak anti-virus

Virus komputer tak hanya merusak sistem, tapi juga berfungsi mencuri data pengguna komputer dimana virus tersebut beraksi. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan menginstal perangkat lunak anti-virus dan selalu melakukan cek sistem keseluruhan secara berkala.

Sering-sering ganti password

Sama seperti kata sandi wifi di rumah, kata sandi yang paling tidak berjumlah 15 karakter atau lebih dan menggunakan gabungan huruf besar dan kecil, angka serta karakter khusus, akan lebih sulit diretas. Sering-seringlah mengganti kata sandimu dan terpenting: jangan mencatat kata sandi di atas kertas dan menggeletakkannya sembarangan saja. 

Jangan buka tautan atau sematan file di email aneh

Banyak peretas menggunakan tipuan lewat email untuk mencuri data orang. Bila kamu tidak yakin siapa yang mengirim email, laporkan email tersebut sebagai spam dan jangan pernah membuka tautan atau sematan file apapun di email tersebut. 

Jangan lebay soal sharing di medsos

Jangan terlalu berlebihan saat menggunakan medsos. Hapus medsos yang tidak kamu gunakan lagi, dan jangan menuliskan detil informasi pribadi seperti nomor ponsel, ulangtahunmu atau alamat lengkap dimana kamu tinggal.

Perlindungan data offline

Di era digital ini, kebanyakan orang sudah menganggap remeh data offline. Sebenarnya, data offline tak kalah pentingnya dengan data digital, lho. Apa saja cara mengamankan data offline-mu?

Salinan dokumen dalam bentuk digital

Pindai semua dokumen penting dan simpan dalam folder teratur di dalam komputer, sehingga kamu selalu punya salinan asli dan salinan digital dari semua dokumen berharga.

CCTV, alarm dan kunci rumah yang pintar

Pasang kamera pengawas dan alarm modern yang bisa memberitahukan bila ada kegiatan mencurigakan di rumah. Selain itu, kunci rumah yang bisa mengenali wajah atau sidik jari juga merupakan opsi alternatif supaya rumah selalu aman.

Hancurkan surat-surat

Saat kamu bebersih, jangan langsung buang surat-surat, apalagi yang berisi hal penting seperti tagihan bank, data asuransi, dan lain sebagainya. Hancurkan dulu dengan cara merobek-robek surat menjadi bagian kecil-kecil, atau bila perlu, bakar saja semua surat yang sudah tak digunakan lagi. 

Hancurkan kartu kredit lama

Hancurkan kartu kredit yang sudah tak berlaku dengan mengguntingnya, supaya identitasmu tidak dapat dicuri pihak-pihak tak bertanggungjawab.

Gunakan brankas

Gunakan lemari besi alias brankas untuk menyimpan dokumen penting, dan simpan di tempat tertutup dan tersembunyi di rumah yang tidak terduga dan tak mudah ditemukan maling.

Yang terakhir: selalu waspada, ya! Jangan mudah lengah, dan biasakan untuk tidak memberi informasi pribadi kepada orang tak dikenal, lewat telepon, email atau bahkan tatap muka sekalipun.

Bagaimanakah terobosan aplikasi dan teknologi masa kini dapat mengubah rumah kita menjadi "rumah pintar"? Temukan informasi paling update seputar teknologi disini:

Tips pengamanan kata sandi online