Tips homeschooling anak saat sekolah diliburkan

Selasa, 21 April 2020
Learning from home.jpg

Untuk mencegah penularan Coronavirus COVID-19, pemerintah menutup semua tempat umum, termasuk sekolah anak yang juga diliburkan! Nah, moms, saat sekolah anak libur, jangan sampai kegiatan belajar anak jadi terbengkalai yang bisa berakibat nilai anak jelek di sekolah. Sudah menjadi tugas orang tua untuk mempersiapkan pendidikan terbaik bagi buah hati.

Pertama-tama yang harus diingat, moms tidak sendiri! Jutaan orangtua di seluruh dunia saat ini harus mengajari anak mereka sendiri di rumah, dan kita semua sama gamangnya saat mengalami situasi ini. Karena itu, berikut ini beberapa tips untuk menjalankan homeschooling #DiRumahAja, yang praktis sehingga anak tetap lancar mengikuti pelajaran dan moms juga tidak lantas jadi stres!

1. Minta bantuan sekolah

Sekolah-sekolah di seluruh dunia kini menyediakan materi pembelajaran secara online. Konsultasi dengan wali kelas dan guru-guru di sekolah anak untuk tahu apa saja materi yang sudah disiapkan dari pihak sekolah, jadwal pelajaran dan video conference call bersama teman sekelas dan guru mereka.

Karena sebagai orangtua murid kita juga punya kesibukan lain di rumah, sudah pasti kita tak akan sanggup menggantikan tugas guru-guru dan mengejar 8-10 mata pelajaran sekaligus. Karena itu, diskusikan dengan wali kelas untuk tentukan prioritas mapel mana saja yang harus diutamakan dan minta keringanan PR dari sekolah.

Selain support di atas, Generali juga ingin mengingatkan bahwa selagi buah hati masih kecil, pastikan biaya pendidikannya juga tetap aman dengan iPLAN, sehingga kemungkinan apapun yang terjadi di depan terhadap keuangan keluarga, si kecil tetap dapat melanjutkan sekolah ke universitas terbaik demi mewujudkan cita-citanya.

2. Ruangan khusus "kelas" di rumah

Sulit mengajak anak berkonsentrasi, apalagi dengan begitu banyak godaan mainan, TV dan gadget di rumah. Karena itu, siapkan satu ruangan khusus untuk dijadikan "kelas", lengkapi dengan komputer, alat tulis dan papan tulis whiteboard bila ada. Hindari meletakkan TV, mainan atau apapun yang bisa mengalihkan perhatian anak dalam ruangan tersebut. Idealnya, ruangan "kelas" di rumah ini juga harus bersuasana tenang, sejuk dan cukup cahaya untuk memaksimalkan kegiatan belajar-mengajar.

Jangan lupa print jadwal pelajaran masing-masing anak, minta pihak sekolah mengirimkan buku pelajaran dan lembar kerja siswa supaya bisa diselesaikan di rumah. Tepati jadwal tersebut, jangan menyerah, semangati dengan tegas bila anak awalnya terlihat malas-malasan belajar - ini hanya soal kebiasaan, begitu suasana "kelas" sudah terbentuk, dengan sendirinya anak juga akan mau belajar mandiri di rumah.

3. Gunakan bantuan teknologi

Jangan segan-segan menghubungi guru, wali kelas ataupun guru les anak untuk minta bantuan dan bertanya mengenai subyek pelajaran. Video call via Whatsapp, Google Hangout ataupun Zoom bisa jadi opsi untuk supaya anak juga bisa berinteraksi langsung dengan guru mereka.

Selain itu, ada berbagai video tutorial belajar menarik di YouTube yang bisa dimanfaatkan untuk mengajar anak, mulai dari Hujan Tanda Tanya yang membahas berbagai tips pelajaran, sampai channel Ruang Guru yang memberikan bimbingan untuk siswa berbagai usia.

4. Biarkan anak tetap punya waktu bermain

Waktu bermain dan beristirahat tetap penting untuk anak supaya tak jenuh belajar. Gunakan waktu istirahat untuk membuat snack, memasak bareng anak, atau olahraga bersama-sama seluruh keluarga.

Bila mungkin, kurangi screen time / waktu anak main gadget, alihkan perhatian mereka lebih ke permainan manual seperti lego, membaca buku atau bahkan main boneka dan masak-masakan.

5. Banyak tukar pikiran dengan sesama orangtua murid

Rajin-rajinlah berbagi dan tukar pikiran dengan sesama orangtua, apalagi yang anaknya sekelas dengan anak kita. Buat group Whatsapp orangtua murid dan saling membantu satu sama lain untuk mengerjakan berbagai tugas sekolah secara kolektif.

Semoga tips-tips di atas bisa membantu, ya, moms and dads!

Untuk tips merawat anak dan berbagai artikel parenting lainnya, moms and dads bisa ikuti artikel-artikel berikut:

Yuk, ajak anak untuk olahraga lari supaya lebih sehat dan aktif

Tips agar anak tak rewel di perjalanan saat mudik Lebaran

Tabungan Terbaik untuk Anak: Kenali Fitur-fiturnya

Penting untuk kita orangtua: waspada benturan kepala pada anak

Cara mudah membantu anak sukses ulangan di sekolah