Yuk, ajak anak untuk olahraga lari supaya lebih sehat dan aktif

Healthy Lifestyle Jumat, 6 Desember 2019
Ajari anak olahraga lari supaya sehat

Anak kecil biasanya lincah, aktif dan energinya tidak habis-habis—maka, saat anak masih kecil adalah waktu yang tepat untuk mengajari mereka pentingnya berolahraga. Selain baik untuk perkembangan fisik dan mental anak, olahraga juga membantu anak menyalurkan energi mereka yang begitu besar secara positif. Survei pun membuktikan anak yang sejak dini sudah rutin berolahraga oleh orangtuanya, kelak akan menjadi orang dewasa yang lebih memperhatikan kesehatan, karena kebiasaan untuk aktif bergerak sudah tertanam sejak kecil.

Salah satu olahraga yang paling praktis, mudah dilakukan dan tidak membutuhkan alat khusus adalah berlari. Yuk, ajari anak kita untuk menyukai olahraga berlari sejak dini dengan beberapa cara mudah ini.

Teknik dasar berlari

Pertama-tama, ajari anak teknik dasar berlari yang baik dan benar. Mulai dari menjaga agar torso tubuh bagian atas selalu tegak, menekuk siku sebanyak 90 derajat dan menahan kepala agar selalu stabil. Kemudian, latih anak untuk mengambil posisi saat mulai berlari yang tepat, dengan mengangkat lutut tinggi-tinggi dan menjaga posisi kaki belakang dengan lurus.

Teknik dasar berlari ini sangat penting, untuk meminimalisir risiko cedera yang mungkin terjadi. Apalagi, teknik berlari yang baik dan benar ini akan tertanam sebagai kebiasaan di anak, karena itu, mengajari teknik yang tepat sejak awal merupakan bekal mereka sebagai pelari di kemudian hari.

Oh ya, jangan terlalu terburu-buru mengajari anak, ya, sabar-sabar saja, karena bahkan orang dewasa pun butuh waktu untuk belajar berlari dengan baik dan benar—apalagi anak-anak.

Perlengkapan yang tepat

Berinvestasilah pada sepatu lari yang bagus, berukuran pas dan enak digunakan, sehingga anak juga betah menghabiskan waktu latihan berlari setiap hari tanpa masalah kesakitan di kaki.

Pakaikan baju olahraga yang tepat untuk anak, dengan bahan ringan, berukuran pas—tidak kebesaran dan tidak kekecilan—dengan material yang menyerap keringat dan mudah kering. Baju lari sebaiknya berwarna cerah dan mencolok agar anak mudah terlihat di jalan bahkan saat malam hari.

Biarkan anak menikmati momen berlari

Yang terakhir, ajari anak untuk menikmati momen berlari dengan berbagai kegiatan yang menarik untuk mereka, mulai dari berlari bersama seluruh keluarga, mendengarkan lagu-lagu kesukaan mereka, sampai dengan jalan-jalan ke lokasi menyenangkan untuk berlari.

Jadikan waktu berlari sebagai aktivitas yang menyenangkan dan selalu ditunggu-tunggu anak. Jadwalkan acara berlari mingguan—setiap Jumat malam atau Minggu pagi saat car free day, misalnya ke kompleks GBK / Gelora Bung Karno, sambil membawa sepeda atau naik MRT menuju lokasi—ajak mereka untuk sekaligus wisata kuliner mencoba berbagai jajanan sebagai reward setelah sesi berlari selesai.

Dengan cara-cara mudah di atas, anak-anak pun akan dengan senang hati menemani orangtuanya untuk olahraga lari—manfaat sehat didapat, sekaligus menciptakan quality time bersama seluruh keluarga!

 

Runners! Jangan lewatkan semua artikel menarik seputar olahraga lari yang dapat membantumu selalu dalam kondisi fit dan tetap sehat!

Tips aman berlari saat musim hujan

Aplikasi terbaik untuk para pelari

Guide Generali untuk pelari yang akan ikut lomba maraton pertama kalinya

Makanan terbaik untuk pelari: sebelum dan sesudah latihan