Edukasi Proteksi

Apakah Asuransi Itu?

Pak Ali adalah ayah dari satu orang anak bernama Jeni yang hampir memasuki usia 4 tahun. Selama ini Pak Ali adalah satu-satunya yang menanggung biaya hidup keluarga. Namun, tiba-tiba sebuah hal yang tidak diharapkan terjadi menimpa Pak Ali. Ia mengalami kecelakaan saat pulang kerja dan mengalami Cacat Tetap Total, sehingga tidak lagi bisa bekerja untuk menafkahi keluarganya. Padahal, anaknya sebentar lagi akan masuk usia sekolah di Taman Kanak-Kanak dan biaya pendidikan cukup tinggi. Sementara sang istri yang selama ini tidak pernah bekerja, tentunya akan sulit untuk mencari pekerjaan ditengah persaingan seperti saat ini. Kondisi ini benar-benar membuat Pak Ali bingung.

Saat seperti inilah asuransi memiliki peranan yang sangat penting untuk menjamin masa depan finansial keluarga. Sebab, perusahaan asuransi akan menanggung kerugian finansial saat terjadinya risiko sesuai dengan produk asuransi yang diikutinya. Termasuk juga menanggung biaya hidup masa depan dari tertanggung dan ahli waris sesuai dengan perjanjian pemegang polis dengan perusahaan asuransi.  Asuransi memiliki konsep yang berasal dari sebuah ide yang sederhana tetapi juga rumit di saat yang sama, yakni mengontrol ketidakpastian masa depan dengan melindungi Anda dari risiko yang mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat, namun kemungkinan terjadinya selalu ada.

Ide ini mengiringi maraknya ekonomi niaga dan berkontribusi besar terhadap perkembangan masyarakat modern dengan cara memfasilitasi ekonomi bebas dan kemajuan individual. Asuransi memungkinkan setiap orang untuk membangun masa depan yang lebih terjamin tanpa perlu khawatir ketika mengambil keputusan dan merencanakan masa depan mereka.

Industri asuransi yang muncul dari ide ini didasarkan pada prinsip-prinsip dasar berikut:

  • Kebutuhan untuk memastikan ekonomi yang stabil dan terjamin di masa depan
  • Prinsip solidaritas antar kelompok-kelompok serupa yang terpapar pada risiko yang sama
  • Hubungan saling percaya antara pihak yang menyediakan dan yang membutuhkan asuransi berdasarkan transparansi
  • Transaksi ekonomi yang bersifat penggantian, yaitu layanan yang dibayar di awal berupa premi asuransi dan kemudian pihak penyedia asuransi diharuskan menebus kerugian ketika terjadi suatu kejadian yang tidak menyenangkan dan sudah diantisipasi terjadi sesuai dengan perjanjian sebelumnya.

Ada berbagai tipe perjanjian asuransi, yang pada dasarnya sama di seluruh negara, karena asuransi ada untuk memenuhi kebutuhan yang mendasar dan universal terhadap jaminan dan perlindungan. Salah satu contohnya adalah asuransi jiwa, yaitu kontrak di mana perusahaan asuransi akan membayar jumlah tertentu secara sekaligus maupun secara berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu, apabila sebuah kejadian yang melibatkan nyawa manusia terjadi atau menyebabkan pemegang polis tidak lagi mampu mencari nafkah, sebagai ganti dari sebuah premi sebagai kompensasi bagi pemegang polis. Selain itu, ada juga dana pensiun yang merupakan kategori polis asuransi spesifik dimaksudkan untuk tujuan-tujuan terkait kesejahteraan, dan dengan demikian dikontrol dalam aturan nasional Pensiun dan Kesejahteraan dan pada umumnya berupa investasi jangka panjang.


Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa adalah sebuah kontrak di mana perusahaan asuransi menawarkan untuk membayar jumlah tertentu secara sekaligus maupun secara berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu apabila sebuah kejadian yang melibatkan nyawa manusia terjadi, sebagai ganti dari sebuah premi sebagai kompensasi bagi pemegang polis.

Selain dari risiko spesifik, premi asuransi juga mencakup semua biaya yang terkait dengan pengadaan dan administrasi dari perjanjian yang dibuat, atau bisa disebut juga biaya operasional (dalam istilah bisnis disebut dengan loadings). Pihak-pihak yang bersangkutan dalam perjanjian antara lain: perusahaan asuransi, pihak yang diasuransikan, danpemegang polis yang membayar premi, dan beneficiary, yakni orang yang menerima kompensasi dari perusahaan asuransi. Pihak yang diasuransikan, pemegang polis, dan beneficiary bisa jadi orang yang sama. Tipe perjanjian seperti ini dapat dibagi ke dalam dua kategori yang berbeda secara konseptual: polis dengan jaminan murni resiko dan polis dengan murni investasi. Di sisi lain, dana pensiun adalah sebuah kategori polis asuransi yang spesifik dimaksudkan untuk tujuan-tujuan terkait kesejahteraan, dan dengan demikian dikontrol dalam aturan nasional Pensiun dan Kesejahteraan dan pada umumnya berupa investasi jangka panjang.

Generali Indonesia