Kecelakaan Mobil: Tanggungjawab siapa?

Healthy Protection 22 Maret 2020

Kecelakaan mobil: sesuatu yang kita tentu saja tak pernah ingin terjadi, tapi risikonya selalu ada. Saat kecelakaan terjadi, normal bagi kita untuk merasa shock dan sulit berpikir jernih. Meskipun begitu, penting untuk selalu mengetahui kronologis kejadian dan langkah selanjutnya yang harus kita ambil, termasuk pembagian tanggungjawab untuk cedera yang mungkin terjadi.

Ini saran kami seputar langkah penanganan yang bijaksana, bila kecelakaan mobil terjadi.

Yang harus dilakukan segera setelah kecelakaan terjadi

Yang pertama dan terutama harus dilakukan adalah mengecek apakah semua penumpang dalam mobil baik-baik saja. Sudah pasti mereka juga sama shock-nya dengan kita, jadi cobalah untuk sama-sama menenangkan diri.

Saat sudah memastikan bahwa tidak ada yang terluka, ini beberapa langkah yang harus dilakukan setelah kecelakaan kendaraan bermotor terjadi:

  • Jangan kabur. Kabur dari tempat kecelakaan terjadi hanya akan menambah masalah saja, jadi sebaiknya matikan mesin dan nyalakan lampu hazard, yang akan mengaktifkan keempat lampu sen bersamaan sehingga pengemudi lain tahu kita sedang dalam masalah.
  • Cek mobil atau motor yang menabrak atau tertabrak oleh kendaraan kita. Lalu, saling bertukar kontak seperti nomor ponsel, alamat lengkap, kemudian ambil foto KTP dan SIM masing-masing termasuk nomor plat mobil.
  • Foto atau videokan tempat kejadian kecelakaan dan masing-masing kerusakan yang terjadi pada kendaraan masing-masing.
  • Bila pengemudi yang menabrak kita keburu kabur, langsung saja telpon polisi - saat ini, di berbagai ruas jalan utama kota-kota besar Indonesia, sudah ada CCTV alias kamera pengawas yang dipasang polantas untuk berbagai keperluan, termasuk menangani kasus kecelakaan.
  • Jangan langsung minta maaf atau terima kesalahan begitu saja sebelum tahu jelas kronologis kejadian, karena pengakuan ini bisa dijadikan celah untuk dimanfaatkan si pengemudi yang menabrak atau tertabrak kendaraan kita.

Apa penyebab kecelakaan dan siapa yang harus bertanggungjawab?

Kecelakaan di jalan raya bisa terjadi karena banyak faktor - termasuk ngebut, atau ban selip saat di tikungan - memang cukup sulit menentukan siapa yang salah setiap ada kecelakaan terjadi.

Karena harta seperti mobil, biar rusak sekalipun masih tetap bisa dicari lagi - tetapi nyawa dan kesehatan begitu berharga serta tak tergantikan, maka inilah pentingnya memiliki asuransi jiwa yang sekaligus punya fitur pertanggungan kecelakaan. Contohnya, iPlan dari Generali yang memberikan berbagai perlindungan dan solusi lengkap di polisnya.

Sesaat setelah kecelakaan terjadi dan kita ternyata butuh penanganan medis, sebaiknya langsung hubungi pihak agen asuransi supaya kita bisa langsung mendapat perawatan dengan segera.

Apa saja kemungkinan pembagian tanggungjawab saat kecelakaan mobil terjadi?

Skenario 1 - Kita ada di pihak yang salah, selaku penabrak

Bila kita berada di pihak yang salah dan telah menabrak kendaraan lain, kita bisa langsung mengganti kerugian mobil atau membayar biaya perawatan bila penumpang kendaraan yang kita tabrak terluka. 

Skenario 2 - Kita adalah pihak yang ditabrak

Bila kita ternyata berada di pihak yang menjadi korban tabrakan, sangat perlu untuk mengumpulkan sebanyak mungkin detail termasuk foto-foto dan video untuk dijadikan barang bukti saat mengajukan klaim, terutama bila ada penumpang mobil kita yang terluka. iPlan juga menanggung perawatan medis bila kita menjadi korban tabrakan kendaraan bermotor lewat fitur Excellent Care, yang termasuk manfaat perawatan dan pembedahan di rumah sakit..

Skenario 3 - Bila ada yang meninggal karena kecelakaan

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kecelakaan yang merenggut nyawa korbannya terjadi setiap hari di jalan raya - di tahun 2019 lalu, ada tak kurang dari 107.500 kecelakaan lalu lintas di Indonesia, dengan jumlah korban  meninggal sebanyak 23.530 jiwa. Ya, tidak ada yang bisa menebak umur seseorang, karena itulah penting untuk memiliki asuransi jiwa - bila sewaktu-waktu musibah ini terjadi, kita sudah seharusnya siap akan kemungkinan terburuk.

iPlan memberikan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia akibat kecelakaan yang disebut ADB (Accidental Death Benefit).

Skenario 4 - Bila ada yang terluka berat karena kecelakaan

Sama halnya dengan kecelakaan berakibat kematian, cedera berat saat kecelakaan juga mungkin terjadi kapan saja. Selain berfungsi sebagai jaring perlindungan jiwa, iPlan juga memberi perlindungan akan kecelakaan yang berakibat luka berat atau kecelakaan, termasuk risiko cacat total dan tetap, serta 37 kondisi kritis yang mungkin timbul sebagai efek samping dari cedera tersebut, lewat fitur ADDB (Accidental Death and Dismemberment Benefit).

Skenario 5 - Bila kedua pihak sama-sama salah

Bila kedua pihak sama-sama memiliki andil dalam kecelakaan, maka penggantian kerugian dan pembagian tanggungjawab atas biaya-biaya yang timbul, termasuk biaya pertanggungan perawatan medis atas cedera yang terjadi, sepenuhnya menjadi kebijaksanaan mufakat kedua belah pihak yang terlibat dalam kecelakaan.

Saran kami, bicaralah baik-baik dengan pihak yang juga terlibat dalam kejadian kecelakaan ini, dan cari solusi bersama yang win-win dan cukup memuaskan untuk semua pihak.

Skenario 6 - Bila tidak ada pihak yang benar-benar bersalah

Kadang, situasi cuaca atau jalan raya yang rusak bisa menjadi penyebab kecelakaan juga. Bila ternyata tidak ada pihak yang benar-benar bersalah dalam kasus kecelakaan ini, sama halnya dengan apa yang harus dilakukan bila kedua pihak sama-sama punya andil kesalahan: berbicara baik-baik untuk mencapai mufakat yang disetujui semua pihak.

Bila perlu, mintalah polisi pengawas lalu lintas yang sedang bertugas untuk menjadi penengah dan saksi dimana masing-masing pihak menandatangani surat pernyataan persetujuan pembagian tanggungjawab yang sudah disetujui semua pihak.

Skenario 8 - Bila mobil rusak ditabrak saat sedang diparkir

Bila mobil ringsek tertabrak oleh pengendara tak bertanggungjawab saat sedang diparkir, dan pengendara tersebut sudah kabur melarikan diri, mintalah bagian pengawas gedung parkir untuk mengecek CCTV supaya kita bisa pastikan identitas penabrak. Setelah itu, laporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti lebih jauh.

Poin yang terpenting

Mobil dan kendaraan bermotor memang masih dikategorikan harta benda mewah yang cukup mahal harganya. Tentu saja kita semua ingin terhindar dari kecelakaan - tapi, bila hal yang tak diinginkan ini terjadi, setidaknya kita sudah harus siap dan membekali diri dengan asuransi, supaya pikiran tenang tanpa beban setiap hari!

Cek apa saja manfaat lengkap iPlan disini dan hubungi agen Generali terdekat bila membutuhkan bantuan konsultasi.

 

Selalu PD menghadapi jalan raya dengan mengikuti artikel-artikel penting kami seputar keamanan berkendara:

Memilih ukuran mobil: kecil atau besar?

Penting untuk orangtua! Tips simpel untuk aman berkendaraan bersama bayi dan balita

Cara sederhana merawat ban mobil supaya aman dan awet selalu