Strategi jitu untuk membayar lunas semua cicilan dan hutang

Rabu, 10 Maret 2021
Strategi jitu untuk membayar lunas semua cicilan dan hutang

Hutang, berbagai cicilan bulanan, tagihan kartu kredit, adalah pos-pos pengeluaran yang bila tidak diperhatikan dapat menelan sebagian besar pemasukan kita. Karena pepatah klasik berkata “jangan besar pasak daripada tiangnya”, maka selayaknya kita pun menelaah ulang semua hutang, cicilan dan tagihan – mana yang paling penting?

Karena sesungguhnya hidup paling enak itu tak lain dan tak bukan adalah hidup yang secara finansial tanpa beban hutang dan cicilan, kali ini Generali Indonesia ingin berbagi tips dan saran bagaimana membayar lunas semua cicilan dan hutang yang masih menjadi kewajiban kita. Melalui strategi jitu yang tak terlalu berat dan mudah dijalankan, satu per satu hutang pun dapat terbayar tuntas.

Yuk, baca artikelnya sampai habis dan siap-siap menyongsong masa depan dan hari baru yang merdeka, bebas dari rongrongan hutang dan cicilan!

Buat ranking prioritas hutang dan cicilan

Sebelum mulai membuat rencana bagaimana menyelesaikan pembayaran-pembayaran hutang dan cicilan sampai lunas, sebaiknya buat dulu daftar semua pos perkreditan ini. Lalu, buat ranking prioritas untuk semua hutang, cicilan bulanan dan tagihan kartu kredit yang ingin kamu bayar lunas.

Setelah itu, buatlah daftar pos-pos pengeluaran lainnya, seperti pos makan, pos belanja, pos hiburan, pos asuransi dan lain-lainnya. Kemudian, buat daftar juga untuk pos pemasukan.

Langkah-langkahnya:

  • Buat daftar pemasukan dan pengeluaran dalam satu lembaran Excel.
  • Buat satu kolom tersendiri untuk semua pos pengeluaran di luar hutang, cicilan dan tagihan.
  • Buat satu kolom tersendiri untuk pos pengeluaran yang bersifat hutang, cicilan dan tagihan kartu kredit, sertakan di dalamnya jumlah masing-masing hutang, bunga, serta biaya-biaya lain yang harus ditanggung di dalam kewajiban kita sebagai kreditur.
  • Hitung sisa dana yang tersedia di setiap akhir bulan untuk mengetahui berapa banyak yang bisa digunakan membayar hutang.
  • Beri ranking pada hutang-hutangmu berdasarkan prioritas, misalkan yang mana yang harus dibayar lebih awal setiap bulan atau yang suku bunganya tertinggi.
  • Lakukan semua tanpa ragu, karena semakin cepat hutang dan cicilan dibereskan, semakin baik pula untuk keadaan finansial kita.

Bagaimana? Sudah lebih jelas kan kemana larinya uang gaji dan penghasilan kita selama ini, setelah masing-masing pos didaftar, ditulis dan dirapihkan? Jadi, bila sebelum akhir bulan kantong sudah kering, jangan heran – semua pengeluaran sudah terlacak kemana, kan.

Dengan melakukan pencatatan secara mendetail ini, kita pun jadi punya visi keseluruhan akan besarnya hutang yang masih kamu tanggung, sebelum mulai menentukan strategi pelunasannya.

Beberapa jenis strategi untuk melunasi semua hutang dengan cepat

Setelah punya visi secara keseluruhan akan besar hutang dan jumlah penghasilan tersisa yang dapat digunakan untuk melunasi semua tagihan, kita pun mulai dapat memikirkan strategi yang akan digunakan untuk menyelesaikannya.

Ada beberapa jenis metode yang lazim digunakan untuk melunasi hutang.

Metode “Avalanche” / Longsoran

Pada metode ini, kita akan membayar jumlah pembayaran minimum pada semua hutang, untuk kemudian menggunakan seluruh uang yang tersisa untuk membayar lunas hutang dengan suku bunga tertinggi – satu setiap bulannya. Ini artinya kita dapat menghemat sedikit uang untuk membayar bunga tagihan.

Metode “Snowball” / Bola Salju

Dengan menggunakan metode ini, kita juga akan membayar jumlah pembayaran minimum pada semua hutang, tapi sisa dana yang masih ada akan digunakan untuk membayar lunas hutang yang berjumlah terkecil – satu atau dua setiap bulannya. Ide di balik metode ini adalah bagaimana kita dapat melunasi hutang-hutang terkecil secepat mungkin sehingga ke depannya hanya tinggal satu-dua hutang agak besar saja yang tersisa, dan kita dapat menaikkan pokok pembayaran hutang-hutang besar ini.

Minta keringanan bunga pada petugas yang menangani kredit

Saat ini, banyak perusahaan kartu kredit maupun institusi perbankan yang bersedia mengurangi jumlah bunga untuk meringankan (dan melancarkan) pembayaran dari nasabah. Jangan ragu untuk selalu bicara kepada petugas bank yang menangani kredit untuk mendapatkan keringanan bunga.

Minta keringanan jatuh tempo jangka waktu pembayaran

Keringanan jatuh tempo jangka pembayaran juga dapat dibicarakan kepada pihak bank atau pemberi hutang, lho. Apalagi saat pandemi ini, bila memungkinkan mintalah keringanan perpanjangan jatuh tempo untuk jangka waktu pembayaran.

Tentunya, keringanan jatuh tempo ini harus dituliskan secara kontrak legal, bukan hanya secara lisan. Sehingga kita sebagai kreditur punya bukti jelas bila penagihan ternyata lupa ditangguhkan.

Setelah semua lunas, lantas bagaimana?

Setelah semua tagihan lunas, yang pertama-tama, ucapkan selamat pada diri kita sendiri! Tahap paling berat sudah dilalui. Semoga di kemudian hari kita semakin bijaksana membelanjakan uang, ya.

Langkah selanjutnya yang harus ditempuh adalah mulai mengatur finansial dengan lebih baik sehingga kejadian terjerat hutang dan tercekik cicilan tidak akan lagi terjadi di masa mendatang.

Terapkan beberapa langkah ini:

Buat budget bulanan dan berusahalah untuk menepatinya

Tentukan seberapa besar anggaran hidupmu per bulan dan usahakan untuk menepati anggaran ini. Usahakan pos-pos pengeluaran kurang lebih punya persentase seperti di bawah ini:

  • 30% biaya tempat tinggal
  • 40% biaya makan, transport dan pos pengeluaran sehari-hari
  • 10% untuk asuransi dan investasi
  • 10% untuk keperluan tak terduga
  • 10% ditabung

Jangan mudah tergoda iming-iming muluk untuk kembali berhutang lagi

Membelanjakan uang yang tak kasat mata, seperti menggesek kartu kredit, sangat mudah dilakukan. Karena itu, selalu waspada, jangan terlalu mudah jatuh dalam godaan iming-iming muluk dan lantas kembali berhutang.

Setiap ingin membeli sesuatu, tanya dulu kepada diri sendiri tiga pertanyaan ini:

  • Apakah saya betul-betul membutuhkan benda ini atau hanya menginginkannya saja?
  • Apakah benda ini akan berfungsi banyak membantu hidup saya?
  • Apakah saya akan banyak menggunakan benda ini nantinya, sehingga seimbang dengan jumlah uang yang dikeluarkan?

Bila satu dari tiga jawaban pertanyaan di atas adalah TIDAK, maka artinya benda yang ingin dibeli itu sebetulnya tidak diperlukan, jadi tak perlu membelinya.

Gunting kartu kredit dan simpan di tempat yang aman

Sebelum membuang kartu kredit yang sudah tak digunakan, gunting dulu fisik si kartu kredit supaya tidak bisa disalahgunakan orang. Simpan di tempat yang aman.

Kemudian, sisakan hanya satu atau dua saja kartu kredit yang sebaiknya hanya digunakan pada saat-saat darurat – cari yang bebas iuran dan biaya tahunan sehingga tidak memberatkan.

Biasakan untuk lebih sering membayar dengan uang tunai atau kartu debit. Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi pemakaian kartu kredit karena sudah jelas, kan, bahwa adanya kartu kredit akan mendorongmu untuk lebih banyak menghabiskan uang yang tidak kamu miliki dan harus kamu bayar kembali di kemudian hari.

Menambah pemasukan dengan maksimalkan investasi

Jika tak ingin mengetatkan pengeluaran, cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan meningkatkan penghasilan per bulan yang didapatkan.

Tambah penghasilan dengan berinvestasi di tempat lain, misalnya pada program investasi Generali Indonesia yang imbal hasilnya maksimal tapi dengan risiko minimal saja. Mau tahu lebih lanjut mengenai investasi bersama Generali? Klik link tautannya di sini.

Untuk kamu yang suka teknologi, ingin investasi dengan hasil optimal dan risiko minimal, Generali Indonesia punya yang namanya ROBO ARMS, fitur baru dari ARMS (Auto Risks Management System) yang memudahkan nasabah mengelola risiko investasi yang sesuai profil risikonya dengan mengubah parameter ARMS berdasarkan kuasa dari nasabah.

Layanan ini memberikan pengalaman unik seperti layaknya asisten pribadi bagi kamu yang sibuk, dimana kamu cukup menyerahkan perubahan seting parameter ARMS kepada manajer investasi kami yang profesional, sehingga kamu lebih dapat menikmati waktu luang yang berharga bersama keluarga.

Kondisi pasar yang fluktuatif membutuhkan tindakan cepat dalam menentukan nilai untuk alokasi instrumen investasi yang tepat. Jadi tunggu apa lagi? Yuk #AutoKendali Sekarang juga. Terbukti 91% polis nasabah yang telah mengupdate ke ROBO ARMS, kinerja investasinya berada di atas IHSG dan diantaranya bahkan bisa menjacapai hingga 22% diatas IHSG. Masih ragu? Jangan kuatir, meski menggunakan fitur ROBO ARMS, kamu tetap bisa didampingi oleh penasihat-penasihat keuangan Generali yang paling ahli di bidangnya.

Untuk tahu lebih lanjut, klik di tautan ini untuk ROBO ARMS, dan klik di sini untuk menghubungi agen Generali terdekat yang bisa memberikan saran pengaturan finansial terbaik sesuai kebutuhanmu.

Kamu sedang menabung untuk membeli rumah pertamakalinya, atau sedang belajar mengatur pengeluaran? Atur keuanganmu dengan pintar, pelajari bagaimana meningkatkan jumlah tabungan dengan manajemen uang dari ahlinya!:

Penting! Persiapkan Asuransi Dana Pensiunmu Mulai dari Sekarang

Cara Cepat Bebaskan Diri dari Hutang

Temukan Mentor yang tepat untuk kelancaran karir dan bisnismu!

Metode efektif untuk selalu produktif di kantor: yuk, coba hari ini juga!

Cara meningkatkan keberhasilan presentasi di kantor

Tips tetap produktif saat bekerja dari luar kantor