Hindari menunda pekerjaan supaya semua cita-cita tercapai

Healthy Wealth Kamis, 28 Mei 2020
Cara membuat prioritas dan tidak menunda-nunda pekerjaan

Dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah maupun di perkantoran, ada seribu satu cara kerja dan kebiasaan orang yang berbeda-beda satu sama lain - tapi ada satu hal yang sangat umum terjadi di manapun: tendensi atau kecenderungan menunda-nunda pekerjaan yang penting karena perhatian teralihkan.

Apa itu prokrastinasi?

Dalam bahasa psikologi, menunda-nunda pekerjaan punya istilah tersendiri, yaitu prokrastinasi. Secara harafiah, prokrastinasi dapat diartikan "mengganti tugas dengan urgensi tinggi dan punya kepentingan besar dengan tugas lain yang tingkat urgensi serta kepentingannya rendah, sehingga menyebabkan tugas yang penting lantas tertunda." Perilaku ini ditengarai oleh para psikolog sebagai mekanisme atau cara kita untuk menyalurkan kecemasan. Sumber kecemasan ini bisa seputar beban pekerjaan, situasi dan kondisi tak kondusif di rumah atau kantor serta keharusan mengambil keputusan yang bersifat penting. Semua konflik ini secara tak sadar membuat kita panik.

Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan bukan sesuatu yang ideal. Sebab, dimulai dari hal-hal kecil sesimpel memasak untuk makan atau membereskan rumah dan tempat tidur, tendensi kita untuk juga menunda-nunda hal yang lebih besar setiap harinya mulai dari pekerjaan kantor yang penting sampai membuat keputusan seperti berganti pekerjaan pun bisa semakin meningkat.

Karena penyesalan selalu datang belakangan, mulai hari ini yuk kita belajar untuk punya prioritas dan tidak melakukan prokrastinasi sehingga tujuan hidup jangka panjang dan cita-cita besar dapat dibuat perencanaannya secara tepat demi masa depan yang cerah. Ini beberapa cara untuk menghindari menunda pekerjaan.

Apa penyebab orang suka menunda-nunda mengerjakan sesuatu yang penting?

Bahkan orang-orang yang paling produktif juga sesekali tetap suka melakukan prokrastinasi. Apa yang bisa menyebabkan orang suka menunda mengerjakan sesuatu yang penting?

Takut gagal

Ketakutan akan kegagalan adalah salah satu sebab utama orang suka menunda pekerjaan. Nah, bila ini alasannya, pikirkan selalu segala hal positif yang akan terjadi bila pekerjaan sudah selesai.

Merasa kewalahan

Bila ini sebab yang kamu alami, coba untuk membuat daftar pekerjaan dari yang termudah hingga yang tersulit. Kerjakan tugas-tugas yang mudah duluan, sehingga kamu bersemangat setiap kali selesai dan bisa mencoret pekerjaan tersebut dari daftar.

Gagal fokus

Keseringan mendapat notifikasi berbalas komen di Facebook, kelewat rajin scrolling Instagram atau terlalu banyak habiskan waktu nonton Drakor? Distraksi - alias gangguan - yang ada setiap hari dan setiap saat lewat ponsel kita merupakan salah satu faktor terbesar orang sulit fokus.

Bagaimana cara mengatasinya? Simpel. Lakukan "puasa" gadget, dengan mematikan sambungan internet atau sekalian saja matikan ponsel selama bekerja supaya konsentrasi tak buyar, pekerjaan pun bisa cepat selesai. Selesai bekerja secara tuntas, baru deh bersantai dan melakukan kegiatan yang disuka, yang sempat tertunda tadi!

Yuk, kalahkan prokrastinasi!

Ini cara mudah mengalahkan gangguan prokrastinasi:

Stop cari alasan

"Ah, besok aja deh", "hari ini kok rasanya malas, ya", "nanti sore / malam saja mengerjakannya" - familiar dengan alasan-alasan semacam ini? Seringkali kita menciptakan alasan untuk menutupi rasa malas atau keinginan menunda melakukan pekerjaan.

Stop cari pembenaran lewat alasan dan lakukan apa yang bisa dilakukan hari ini juga. Kuatkan hati dan pikiran, bentuk tekad baja lalu tentukan daftar pekerjaan harian yang bisa dimulai sekarang juga sampai satu minggu atau satu bulan ke depan.

Oh ya, salah satu hal penting yang sebaiknya tidak ditunda-tunda, apalagi di saat mewabahnya pandemi Coronavirus COVID-19 saat ini adalah mulai perlindungan diri sendiri dengan asuransi kesehatan. Generali punya berbagai asuransi yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Untuk kamu yang masih muda, pilih Cristal, perlindungan risiko penyakit kritis dengan 110% Premi Kembali atau Cemerlang, solusi asuransi jiwa yang memberikan perlindungan diri dan keuangan apabila terjadi risiko dan menjamin 110% uang yang kamu bayarkan kembali pada akhir masa pertanggungan. Jadi, jangan tunda lagi, stop prokrastinasi punya asuransi: sebelum kantong miris, pilih perlindungan terbaik untuk hidup lebih lama.

Mulai dari yang simpel dulu

Supaya tidak kewalahan, pilah-pilah tugas. Mana yang mudah dan bisa cepat selesai, kerjakan lebih dulu sampai tuntas. Untuk tugas yang sulit, beri diri sendiri tenggang waktu untuk menyelesaikannya, misalnya dengan mengalokasikan waktu 30 menit atau 1 jam setiap hari selama seminggu untuk sedikit demi sedikit membereskan pekerjaan sulit ini.

Tepati jadwal harianmu

Fleksibel boleh saja, tapi jangan terlalu melenceng dari jadwal yang sudah ditentukan, ya! Bagaimana cara membuat jadwal yang mudah diikuti dan ditepati? Ini langkah-langkahnya.

Mengenali rutinitas harian sendiri

Tentukan sendiri berdasarkan kebiasaan, kapan saja waktu dimana kita merasa paling produktif dan dalam kondisi optimal untuk bekerja. Setiap pagi dari jam 9-11 atau setelah makan siang, misalnya. Bila sudah tentukan jadwal kerja, biasakan setiap hari untuk mengerjakan pekerjaan di rentang waktu tersebut tanpa kecuali - kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus bisa membantu kita untuk selalu menepati jadwal harian dengan lebih mudah.

Mengakui kesalahan sendiri

Tepati janji pada diri sendiri untuk lebih disiplin - bila sedikit melenceng, akuilah kesalahan sendiri, jangan mencari alasan pembenaran. Berani mengakui kesalahan sendiri dan menebus kesalahan tersebut adalah satu bentuk kedewasaan dan satu langkah lebih dekat menuju kesuksesan.

Contoh mudah: bila suatu hari tergoda ingin nonton TV atau membaca dalam 1 jam di waktu yang seharusnya untuk bekerja, maka keesokan harinya bekerjalah lebih banyak 1 jam untuk mengganti waktu yang sudah terbuang di kegiatan lain pada hari sebelumnya, sehingga waktu kerja dan hiburan juga berimbang.

Cintai diri sendiri

Jangan lupa untuk selalu cintai diri sendiri. Mencintai diri sendiri artinya bisa melihat masa depan yang cerah dan meyakinkan hati dan pikiran, bahwa kerja keras yang dilakukan saat ini punya tujuan akhir yaitu kemakmuran dan kebebasan finansial di kemudian hari.

Selamat mencoba!

Jadikan tahun ini tahun yang sukses di karirmu dengan segala tips penting kami untuk berkembang di kantor dan di pekerjaan:

Mengasuh anak sekaligus WFH? Ini strategi jitunya!

Yuk, ajak anak untuk olahraga lari supaya lebih sehat dan aktif

Tips agar anak tak rewel di perjalanan saat mudik Lebaran

Tabungan Terbaik untuk Anak: Kenali Fitur-fiturnya