Lebih sedikit uang yang dibelanjakan, lebih cepat pundi-pundi tabungan semakin menggendut. Apalagi saat sedang menabung untuk membeli rumah, tak sabar rasanya menunggu uang bertambah, karena setiap rupiahnya berarti selangkah menuju rumah impian!

Banyak eksekutif muda maupun pasangan muda yang masih tinggal bersama orangtua, bahkan setelah menikah sekalipun. Alasannya sederhana: hemat! Karena, tinggal bersama orangtua artinya menghemat pos dana yang semestinya keluar untuk kontrakan. Jadi, menabung pun dapat dimulai lebih cepat dan dana yang disimpan juga lebih banyak.

Harga rumah tipe 36 di kota-kota besar dan sekitarnya di wilayah Indonesia rata-rata berkisar antara Rp 150 juta hingga Rp 300 juta. Harga ini cukup tinggi bila dibandingkan gaji rata-rata karyawan yang baru mulai kerja pertama kalinya, yang berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per bulannya.

Tapi, jangan kuatir dulu, ya. Ada banyak jalan menuju Roma, begitu pula ada banyak cara untuk mudah menabung dengan cepat saat bercita-cita membeli rumah pertama.

1. Selesaikan dan bayar lunas semua hutang

Habiskan semua hutang. Survei membuktikan bahwa hutang kartu kredit dan berbagai cicilan seperti cicilan kendaraan bermotor maupun ponsel, dapat memakan hingga 60-70% dari gaji setiap bulannya.

Usahakan untuk membayar lunas semua hutang, pinjaman dan cicilan yang masih ada, supaya saat mulai mencicil rumah nanti tidak terlalu terganggu dengan pembayaran-pembayaran lain yang cukup menguras gaji.

Bonusnya, dengan melunasi semua hutang maka rating kredit pun akan semakin naik dan pengajuan KPR lebih mudah disetujui.

2. Cari kredit yang bunganya ringan

Biasanya, bila baru pertamakali mengajukan KPR, berbagai bank menawarkan suku bunga yang lebih rendah. Buat perbandingan beberapa bank dulu, pertimbangkan untung dan rugi masing-masing skema KPR sebelum menentukan pilihan.

3. Realistis saja, sesuaikan dengan budget

Ya, namanya pun baru pertama kali membeli rumah. Acapkali rumah pertama yang dibeli dengan budget sesuai kemampuan tak seindah rumah impian. Tapi, penting untuk bersikap realistis dan menyesuaikan diri dengan kemampuan membayar, sebab jangan lupa, selain KPR yang harus dicicil, masih banyak hal lainnya yang membutuhkan dana tak sedikit: mulai dari beli perabotan rumah sampai membayar ongkos-ongkos bulanan seperti listrik, air dan Wi-Fi setelah menempati rumah nanti.

4. Tarikan dana otomatis ke rekening khusus tabungan

Tentukan jumlah dana yang akan secara otomatis ditarik dari saldo gaji ke rekening yang dibuat dan ditujukan khusus untuk tabungan membeli rumah.

Tarikan otomatis ini untuk menghindari dana terpakai di pos pengeluaran lain, dan memastikan dana pembelian rumah selalu bertambah setiap bulan.

5. Buat anggaran dan perketat ikat pinggang

Susun anggaran dan rencana pengeluaran, supaya tahu apa saja pembelanjaan yang tidak perlu dan bisa dihemat. Gunakan aplikasi seperti Wally atau MoneyLover untuk memudahkan memantau pemasukan dan pengeluaran.

6. Cari kerja sambilan atau sumber penghasilan ekstra

Selain menghemat, cobalah untuk mencari kerja sambilan atau sumber penghasilan ekstra. Jadi driver ojol atau taksol atau barista? Kenapa tidak? Kamu juga bisa mulai bisnis sendiri dari rumah dengan menjadi agen asuransi Generali. Penghasilan bertambah, pengalaman, network dan kenalan pun semakin meluas!

7. Jual barang preloved

Sering koleksi sneakers atau tas branded yang sudah tak digunakan lagi, tapi masih dalam kondisi bagus? Jual saja! Pasaran barang second sekarang semakin bagus, lewat berbagai aplikasi marketplace kamu bisa membersihkan lemari sekaligus menghasilkan uang guna menambah-nambah tabungan.

8. Investasi di instrumen yang tepat

Mulai berinvestasi di instrumen yang tepat, supaya pohon uangmu lebih cepat tumbuh, berkembang dan berbuah. Generali punya berbagai produk investasi yang return-nya menarik dan sudah pasti aman terpercaya. Tertarik tahu lebih lanjut? Klik di tautan ini.

 

Rahasia sukses menabung untuk membeli rumah: komitmen dan konsistensi

Menabung untuk membeli rumah bisa diibaratkan seperti lari marathon, bukan lari jarak pendek 100 meter. Sama seperti halnya lari marathon, menabung untuk membeli rumah memerlukan komitmen dan konsistensi. Bukan hanya satu-dua bulan saja komitmen yang dibutuhkan untuk mengisi tabungan, tapi bisa sampai dua, tiga bahkan lebih dari lima tahun ke depan, kamu harus konsisten dengan tujuan ini.

Selamat mencoba dan semoga sukses menabung demi cita-cita membeli rumah, ya!

Kamu baru saja memutuskan untuk mandiri dan keluar dari rumah orang tua? Jangan lewatkan konten-konten menarik kami, khusus untuk yang berniat membeli rumah atau mulai menyewa tempat tinggal sendiri:

Yuk, ajak anak untuk olahraga lari supaya lebih sehat dan aktif

Tips agar anak tak rewel di perjalanan saat mudik Lebaran

Tabungan Terbaik untuk Anak: Kenali Fitur-fiturnya

Penting untuk kita orangtua: waspada benturan kepala pada anak

Bagikan
suka artikel ini :